PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya keracunan pestisida, tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Riau (Unri) yang dipimpin oleh dr Mukhyarjon MBiomed SpPD, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Selasa (30/9/2025).
Kegiatan yang didukung oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Riau ini mengangkat tema "Peningkatan kapasitas masyarakat desa dalam pencegahan dan pertolongan pertama keracunan pestisida". Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk kader posyandu, karang taruna, serta warga desa yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Turut hadir Kepala Desa Sari Galuh, H Budi Siswo Utomo SSos beserta jajaran perangkat desa yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan edukatif ini.
Dalam pemaparannya, dr Mukhyarjon menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap risiko paparan pestisida, terutama di wilayah pertanian. "Pestisida memang membantu produktivitas, tetapi tanpa pengetahuan yang tepat, dampaknya bisa fatal. Edukasi ini adalah langkah preventif yang sangat penting," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga melakukan penyuluhan mengenai jenis-jenis pestisida, gejala keracunan, dan langkah pencegahan. Pembagian poster dan buku modul sebagai bahan bacaan lanjutan. Pemberian alat pelindung diri, serta simulasi kasus pertolongan pertama yang melibatkan peserta secara langsung.
"Kami berharap materi yang diberikan dapat diteruskan oleh kader dan tokoh pemuda untuk memperluas dampak edukatif di lingkungan sekitar," ujarnya.
Baca Juga: Dosen UPP Berdayakan UMKM lewat Pengabdian di IRT Lemang Cik Okot Desa Rambah Tengah Barat
Kepala Desa Sari Galuh menyampaikan apresiasi atas kontribusi akademisi dalam membangun kapasitas masyarakat. "Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa," ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam membangun desa yang sehat, tanggap, dan berpengetahuan. Adapun tim pengabdian masyarakat tersebut terdiri dari dr Mukhyarjon MBiomed SpPD, Prof Dr dr Ismawati MBiomed, Prof Dr Saryono MSi, dr Irwan SpJP FIHA, dr Akbar Sidik SpPD, Hanifah Al Khairiyah SGz MGz dan dr Cece Alfalah SpA(K) MBiomed.(c)
Editor : Eka G Putra