DUMAI (RIAUPOS.CO) — Pascainsiden kebakaran yang terjadi di salah satu unit operasional Kilang Pertamina Dumai, Rabu (1/10/2025) malam, kondisi pasokan BBM secara umum dipastikan aman dan terkendali. Hal itu disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations and CSR Kilang Pertamina Dumai, Agustiawan. Ia mengatakan ketersediaan stok produk Pertalite tercatat tidak terdampak sehingga tetap dapat memasok Pertalite untuk wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut).
Untuk kebutuhan Solar area Dumai dan Siak serta kebutuhan Avtur area Pekanbaru dipastikan tetap dapat dipenuhi oleh Kilang Dumai. Sedangkan kebutuhan untuk sebagian area Sumbagut lainnya akan di-support dengan alih suplai dari kilang Pertamina yang lain.
“Dengan dukungan kilang-kilang lain di seluruh Indonesia, kami memastikan tidak ada gangguan suplai untuk masyarakat. Stok dan distribusi BBM tetap berada pada level aman,” ujar Agustiawan.
Hal itu juga diungkap oleh Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw. Ia menjelaskan bahwa seluruh kebutuhan energi untuk wilayah Sumbagut dipastikan terkendali dan terus disalurkan melalui lembaga penyalur resmi Pertamina (SPBU)
“Pertamina menjamin penyaluran energi masyarakat tetap berjalan normal. Pelayanan di SPBU, agen, pangkalan LPG, serta lembaga penyalur BBM Satu Harga di seluruh wilayah Sumbagut tetap beroperasi optimal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Fahrougi.
Ketersediaan stok Pertalite, Solar, dan bahkan Avtur tidak mengalami gangguan. Untuk kebutuhan Solar area Dumai dan Siak serta Avtur untuk area Pekanbaru, penyaluran tetap dilakukan melalui Kilang Dumai. Sementara itu, untuk sebagian wilayah Sumbagut lainnya, pasokan akan disupport dengan alih suplai dari kilang Pertamina lain di Indonesia. Di sisi lain, stok elpiji rumah tangga maupun non-subsidi juga dipastikan dalam kondisi aman.
Fahrougi menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, untuk memastikan kelancaran distribusi energi. “Selain dengan lembaga penyalur, kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta instansi terkait lainnya yang berkepentingan. Dengan sinergi ini, distribusi BBM dan elpiji tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar,” jelasnya.(azr)
Editor : Edwar Yaman