PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sehari sebelumnya mencatat Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Khatam Al-Qur'an Civitas Akademika terbanyak, hari ini (Kamis, 2/10/2025) Universitas Abdurrab (Univrab) kembali mencatat Rekor MURI baru Penulisan Esai Biografi Tokoh oleh Mahasiswa Terbanyak,. Tiga tokoh yakni Buya Hamka, Prof. Tabrani dan M. Natsir dijadikan sebagai pilihan tulisan essay yang diikuti 1.063 mahasiswa.
Pembina Yayasan Abdurrab Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd mengaku bangga atas capaian Univrab dalam memecahkan dua Rekor MURI dua hari berturut-turut. Ia pun mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pencatatan Rekor MURI. Hingga kini Univrab sudah mengoleksi empat Rekor MURI. Dua Rekor MURi sebelumnya, Pembacaan Gurindam 12 Pasal 5 oleh Mahasiswa Terbanyak (2023) dan Pembuatan EcoEnzyme oleh civitas akademika serentak terbanyak (2024).
"Apa yang sudah kami lakukan merupakan salah satu implementasi dari nilai-nilai Rabbani, Amanah dan Beradab yang diajarkan di Universitas Abdurrab. Khatam Al-Qur'an ini sebetulnya salah satu target lulusan kami itu bisa dan terbiasa membaca Al-Qur'an. Jadi ini adalah salah satu karakter building. Mulai mereka masuk kampus ini sudah kami biasakan untuk membaca Al-Qur'an. Sebetulnya mereka sudah membaca Al-Qur'an sejak beberapa bulan yang lalu," ujarnya.
Rekor MURI Penulisan Esai Biografi Tokoh itu merupakan salah satu upaya menumbuhkan dan meningkatkan literasi di kampus. Apalagi saat ini minat baca di kalangan Gen Z khususnya sangat rendah.
"Ini juga upaya kita mengenalkan kepada mereka tokoh-tokoh bangsa agar mereka tahu siapa Buya Hamka, M. Natsir dan juga Prof. Tabrani Rab. Tokoh-tokoh inspiratif yang in sya Allah bisa jadi panutan mereka nantinya," sebut Susiana.
Dia mengharapkan, kegiatan ini dapat menumbuhkan minat baca dan menulis sebagai bagian juga dari implementasi Rabbani, Amanah dan Beradab yang diajarkan di Universitas Abdurrab.
Sementara itu, Rektor Universitas Abdurrab. Prof. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D, mengucap syukur atas capaian hari ini. Dua Rekor baru MURI yang tentu saja akan menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan kampus ini nantinya.
"Alhamdulillah pada hari ini kami berhasil kembali memecahkan Rekor MURI. Pertama, kemarin kami sudah berhasil memecahkan Rekor MURI untuk khataman Al-Qur'an civitas akademika terbanyak. Hari ini kami berhasil kembali memecahkan Rekor MURI Menulis Esai terbanyak dari tokoh biografi tokoh-tokoh yang terkenal seperti Muhammad Nasir kemudian Buya Hamka dan juga almarhum Profesor Tabrani Rab," terangnya.
Dijelaskannya, untuk Penulisan Essay Biografi Tokoh Univrab bekerja sama dengan Perpustakaan Soeman HS dan juga Balai Bahasa Provinsi Riau. Nantinya dari tulisan esai mahasiswa akan dipilih yang terbaik untuk nantinya dikumpulkan dan dijadikan sebuah buku.
Senior Customer Relations Manager MURI, Andre Purwandono kembali mengaspresiasi apa yang sudah dilakukan Univrab terutama dalam upaya kampus ini mencatatkan Rekor MURI baru.
"Universitas Abdurrab kembali mencatatkan Rekor yag luar biasa yang kemarin sudah khataman, yang tadi penulisan essay tentang biografi seorang tokoh tidak hanya satu orang sebenarnya Tapi nanti masing-masing mahasiswa menuliskan salah satu tokoh dengan total 1.063 mahasiswa," ujarnya.
Dia juga mengapresiasi upaya-upaya kampus ini meningkatkan literasi baik membaca ataupun menulis. Apalagi menulis essay terkait biografi tokoh terkenal, ini sangat baik sekali dan ini baru pertama kali dilakukan.
"Kami berharap ke depannya Universitas dapat terus memberikan inovasi yang lebih baik lagi," harapnya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 17 Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, Dr. H. Nopriadi, SKM, M.Kes, menyampaikan apresiasi kepada 780 mahasiswa baru tahun ajaran 2025/2026 yang resmi memulai perjalanan akademiknya di Universitas Abdurrab.
Ia menegaskan, mahasiswa baru bukan hanya sekadar peserta didik, tetapi juga bagian dari ekosistem pendidikan tinggi yang memiliki peran strategis dalam membangun bangsa.
“Selamat datang di dunia kampus, dunia pendidikan tinggi yang akan menempa saudara semua menjadi generasi unggul. Hari ini bukan hanya awal dari perkuliahan, tetapi juga awal dari perjalanan panjang untuk menjadi agen perubahan, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Abdurrab Pekanbaru, Kamis (2/10/2025).
Dr. Nopriadi juga memberikan penghargaan kepada jajaran rektorat, dosen, dan tenaga kependidikan Universitas Abdurrab atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi bangsa. Ia menekankan pentingnya mutu pendidikan tinggi yang harus terus dijaga agar sejajar dengan standar global.
“Saat ini Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 telah menegaskan tentang penjaminan mutu perguruan tinggi. Mau tidak mau, suka tidak suka, perguruan tinggi di Riau dan Kepri, termasuk Universitas Abdurrab, harus mampu bersaing dengan perguruan tinggi dan lulusan luar negeri,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi mendorong program Kampus Berdampak. Yakni perguruan tinggi tidak hanya mencetak lulusan berkompeten, tetapi juga menjadi penggerak transformasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Universitas Abdurrab Kampus I beralamat di Jalau Riau Ujung Nomor 73 Pekanbaru. Kampus II terletak di Jalan Bakti, Tangkerang Barat, Marpoyan Damai Pekanbaru Riau. Informasi pendaftaran mahasiswa baru bisa menghubungi telepon selular 08116900026, media sosial Instagram, Facebook, Youtube dan TikTok @universitasabdurrabofficial.***
Editor : Edwar Yaman