PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau terus berupaya untuk menyelesaikan tunda bayar kegiatan tahun 2024 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Riau 2025. Penyelesaian tunda bayar tersebut juga sudah disepakati bersama DPRD Riau.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi. Ia mengatakan, pelaksanaan pembayaran utang ke pihak ketiga maupun ke kabupaten/kota juga telah dibahas bersama OPD terkait. Hal ini dilakukan agar diketahui mana saja kegiatan tunda bayar yang belum selesai.
‘’Pemprov Riau komitmen dan menjadi prioritas di APBD-P untuk membayarkan hutang tunda bayar. Artinya Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur serta Sekdaprov Riau tidak pernah berubah untuk membayar kewajiban itu. Komitmen ini juga sudah kita bicarakan dengan DPRD Riau dan disepakati,’’ kata Syahrial, Senin (6/10).
Lebih lanjut dikatakannya, untuk mekanisme pembayaran tunda bayar menjadi tanggung jawab kepala OPD, sebab secara teknis OPD yang berkontrak dengan pihak ketiga.
‘’Jadi ada kebijakan pembayaran hutang yang diambil pimpinan, dan ada juga kewajiban OPD untuk bertanggung jawab terhadap hutang sesuai kontrak,’’ sebutnya.
Syahrial Abdi menyampaikan, total utang tunda bayar Pemprov Riau sebesar Rp906 miliar. Namun hutang tersebut secara berangsur telah dibayar melalui mekanisme pergeseran anggaran sesuai kemampuan keuangan daerah.
‘’Jadi saat ini hutang tunda bayar yang sudah kita tuntaskan lebih dari 50 persen. Di APBD-P ini lebih sekitar Rp300 miliaran sisanya kalau tak salah. Jadi pergeseran anggaran tadi itulah yang kita rapikan di APBD Perubahan, supaya seluruh hutang bisa terbayar,’’ sebutnya.
Untuk menuntaskan kewajiban hutang tunda bayar tersebut, pihaknya juga telah mengarahkan OPD untuk memprioritaskan dan mencatat serta mencermati nilai hutang.
‘’Jangan sampai nilai hutangnya salah. Karena nanti kepala OPD mengajukan kembali Surat Perintah Membayar (SPM), sebab SPM sebelumnya tahun 2024 dan harus diganti SPM 2025. Ini juga harus disosialisasikan dengan kontraktor. Jadi kita tidak lagi ada lempar-lempar bola, kita solid dan kompak bahwa kita punya hutang,’’ paparnya.(hen)
Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian