Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Motor Dibakar, Wartawan Online Kuansing Dihajar Massa saat Peliputan Operasi PETI di Cerenti

Desriandi Candra • Selasa, 7 Oktober 2025 | 19:37 WIB
Ayub kelana, wartawan online lokal mengalami korban pemukulan aksi ricuh penertiban PETI oleh tim gabungan di Desa Pulau Bayur Kecamatan Cerenti, Selasa (7/10/2025).
Ayub kelana, wartawan online lokal mengalami korban pemukulan aksi ricuh penertiban PETI oleh tim gabungan di Desa Pulau Bayur Kecamatan Cerenti, Selasa (7/10/2025).

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Operasi penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) gabungan di aliran Sungai Kuantan, Desa Pulau Bayur Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (7/10/2025) berlangsung ricuh.

Kericuhan ini dilakukan oleh ratusan massa yang diduga pemilik rakit-rakit PETI yang dimusnahkan tim gabungan. Sebagaimana diketahui, penertiban PETI itu dipimpin Bupati Kuansing H Suhardiman Amby bersama Kapolres AKBP Raden Ricky Pratidiningrat.

Sedikitnya enam unit mobil mengalami kerusakan dan satu unit sepeda motor milik seorang wartawan lokal Ayub Kelana, dibakar oleh sekelompok warga yang diduga kuat dipengaruhi para pelaku PETI. Ayub pun tak lepas dari sasaran. Muka bagian kanannya luka akibat dihajar massa dengan pukulan dan hantaman kayu yang membuatnya mengalami luka.

Ayub Kelana, salah seorang wartawan online yang bertugas di Kuansing kepada Riaupos.co mengatakan, saat itu dia tengah meliput kegiatan penertiban PETI oleh tim gabungan.

Dia berada di pinggiran sungai bersama personel kepolisian, Satpol PP dan TNI. Saat terjadi aksi protes massa, kata Ayub, dia bersama anggota polisi lainnya beranjak dari pinggiran Sungai Kuantan, untuk menjauh dari massa yang mulai panas dan membawa kendaraan mereka.

Tetapi saat di tempat parkir kendaraan aparat keamanan, ratusan warga sudah menunggu dan memprotes. Aksi lempar batu dan pemukulan mobil aparat berlangsung.

Dia yang mencoba pergi dengan sepeda motornya pun tidak luput dari sasaran. Dari kerumunan massa itu, ada yang mengenalinya. "Ada yang kenal saya sebagai wartawan disana. Dia yang mengatakan, ini yang memviralkan kita," ujar Ayub.

Mendengar itu, beberapa orang massa langsung menerjang, memukulinya dengan tangan dan kayu, melemparnya. Akibatnya, bagian pipi kanan di bawah mata, kepala bagian kanan mengalami luka dan lebam.

"Dan baru saja saya membuat laporan ke Polsek Cerenti usai di rawat di Puskesmas Cerenti dan divisum," kata Ayub. Dia pun meminta polisi segera menindaklanjutinya. Selain mengalami cedera, sepeda motornya juga hangus dibakar massa.

Editor : Rinaldi
#cerenti kuansing #operasi peti #motor dibakar #wartawan online