Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sembilan Hot Spot Muncul di 5 Wilayah Kabupaten Inhil, Ini Sebarannya

M Ali Nurman • Jumat, 31 Oktober 2025 | 21:04 WIB
TRC BPBD Inhil sedang melakukan pemadaman dan pendinginan di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil, Kamis (30/10/2025) malam.
TRC BPBD Inhil sedang melakukan pemadaman dan pendinginan di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil, Kamis (30/10/2025) malam.


TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), saat ini muncul 9 titik panas atau hot spot di 5 kecamatan, Jumat (31/10/2025). Dari lima kecamatan tersebut Kecamatan Kempas muncul 3 titik, Tempuling 1 titik, Batang Tuaka 1 titik, Enok 1 titik, Sungai Batang 2 titik, dan Tanah Merah 1 titik. Sedangkan kondisi daerah tersebut terpantau cerah dengan suhu 27°C, kelembapan 87%, dan kecepatan angin sekitar 8 km/jam dari arah Timur.

Kepala Pelaksana BPBD Inhil, R Arliansyah mengatakan saat ini timnya sedang melakukan pemadaman karhutla di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas.

"Tim kami terus bekerja siang dan malam untuk memadamkan api dan memastikan tidak ada titik panas baru yang muncul. Kondisi terakhir di lapangan masih dalam tahap pemadaman dan pendinginan," ujarnya.

Meski demikian, secara umum kondisi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dilaporkan aman dan terkendali. BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan, patroli kebencanaan, serta pengecekan rutin peralatan dan armada siaga.

"Kami tetap siaga penuh terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, serta bencana hidrometeorologi akibat perubahan cuaca. Masyarakat kami imbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran," tegas R. Arliansyah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel, relawan, dan masyarakat yang turut membantu proses pemadaman di lapangan dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuka Lahan dengan cara membakar.

"Kami terus berupaya menjaga agar situasi tetap aman. Mari bersama-sama menjaga lingkungan kita. Kita jaga alam, alam jaga kita,"tegas Arliansyah.

Menurutnya, dari laporan harian TRC BPBD Inhil, pada Kamis pagi (30/10/2025), tim 4 yang berjumlah delapan orang dipimpin oleh Dantim Muhammad Surya melaksanakan pemadaman di lokasi kejadian dengan titik koordinat S 0.5438° dan E 102.7133°. Luasan area terbakar masih dalam pendataan.

"Sementara Kamis malam (30/10/2025) Tim 5 yang juga beranggotakan delapan personel di bawah komando Heriyandes Safarius kembali melanjutkan pemadaman di lokasi yang sama. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bara api di permukaan maupun di bawah gambut benar-benar padam,"tutupnya.(*2)

 

Editor : Edwar Yaman
#karhutla di inhil #bpbd inhil #kabupaten inhil #hot spot