PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pascakegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di provinsi Riau, Senin (3/11/2025) lalu. Di mana dari kegiatan tersebut tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR Arief Setiawan serta tenaga ahli gubernur Dani M Nursalam.
Tim KPK kemudian melakukan sejumlah penggeledahan. Pertama, tim KPK sudah melakukan penggeledahan di kediaman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid di Jalan Diponegoro Pekanbaru dan juga di Kantor Dinas PUPR Riau di Jalan SM Amin Pekanbaru, Kamis (6/11/2025).
Dari penggeledahan tersebut, tim KPK tampak turut mengamankan sejumlah dokumen. Selanjutnya, pada Jumat (7/11/2025) tim KPK juga kembali melakukan penggeledahan di rumah milik tenaga ahli gubernur Dani M Nursalam di Jalan Firdaus 2 Pekanbaru.
Kemudian, pada Senin (10/11/2025), tim KPK tampak kembali melakukan penggeledahan. Kali ini tim KPK melakukan penggeledahan di Kantor Gubernur Riau di Jalan Sudirman Pekanbaru. Dari informasi yang didapat, tim KPK melakukan penggeledahan di ruang kerja Gubernur Riau non aktif Abdul Wahid yang berada di lantai dua kantor tersebut.
Tim tiba di kantor gubernur Riau sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan tujuh unit mobil jenis MPV warna hitam. Tujuh mobil tersebut terparkir dilobi kantor gubernur. Hingga saat ini, penggeledahan masih berlangsung. (sol)
Editor : M. Erizal