Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Komisi XIII DPR RI Sorot Overkapasitas Lapas Pekanbaru

Hendrawan Kariman • Kamis, 13 November 2025 | 18:21 WIB
Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion
Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Overkapasitas masih menjadi isu utama pengelolaan Rumah Tahanan (Rutan) maupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Riau. Angka hunian berlebih ini masih tinggi dan masih mengkhawatirkan.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi XIII DPR RI Dapil Riau II Mafirion, usia mengunjungi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Rabu (12/11/2025). Kondisi overkapasitas ini, kata dia, menjadi cerminan kondisi lapas dan rutan nasional saat ini.

"Kami melihat langsung kondisi ini. Overkapasitas menjadi masalah nasional yang harus segera diatasi melalui peta jalan penataan lapas," sebut Mafirion.

Mafirion mendorong pemerintah mencarikan solusi permasalahan ini. Overkapasitas akan memicu permasalahan lain seperti ketertiban dan keamanan lapas dan rutan yang penuh sesak. Maka banyak ditemui ada penyelundupan ke dalam lapas.

"Maka kami juga mendorong pemerintah daerah dan pusat untuk membersihkan oknum petugas yang terlibat penyelundupan barang terlarang, serta memperkuat pengawasan teknologi seperti CCTV dan jammer sinyal HP," ungkapnya.

Komisi XIII, kata Mafirion, menekankan pentingnya reformasi total sistem lapas. Ini untuk mencegah kasus-kasus pelanggaran berulang, seperti yang pernah terjadi di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru pada April 2025 lalu.

Catatan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau pada pertengahan tahun ini, Lapas dan Rutan di Riau masih mengalami overkapasitas sebesar 279 persen.

Total kapasitas ruang hunian lapas dan rutan di seluruh Riau seharusnya hanya untuk 5.689 orang, tapi kondisi terkini justru dihuni sampai 15.844 orang atau mendekati tiga kali lipat dari kapasitas.

Angka overkapasitas 279 persen ini tidak lebih baik dari catatan periode yang sama pada tahun lalu. Sebagai catatan, menjelang pertengahan 2024 lalu, Kanwil Kemenkumham Riau merilis Rutan dan Lapas di Riau mengalami overkapasitas sampai 323 persen.

Mafirion pada kesempatan itu memberikan apresiasi atas upaya pengelolaan lapas di Riau di tengah keterbatasan. Namun menyoroti bahwa kapasitas Lapas Pekanbaru telah melebihi batas normal, dengan penghuni mencapai 1.691 orang sementara daya tampung ideal hanya sekitar 771 napi.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto menyampaikan terima kasih atas kunjungan rombongan Komisi XIII DPR RI tersebut. Ia berharap ada dukungan anggaran untuk renovasi fasilitas serta penambahan petugas untuk menangani overkapasitas ini.

"Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembinaan," ujar Yuniarto.

Editor : Rinaldi
#dpr ri #overkapasitas #lapas pekanbaru