TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Sempat meluas menjadi 16 Hektare, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali berhasil dipadamkan tim gabungan.
Tim yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, Manggala Agni, TNI, Polri serta Masyarakat Peduli Api (MPA) ini telah melakukan upaya pemadaman sejak dua pekan lalu.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil Raja Arliansyah melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Inhil, Ari Syuria saat dikonfirmasi Riaupos.co, Jumat (14/11/2025) membenarkan Karhutla di Desa Pekan Tua telah padam.
"Hari kamis petang, tim gabungan sudah berhasil memadamkan api di pekan tua, dan tim reaksi cepat juga sudah kembali ke posko BPBD,"katanya.
Dijelaskanya, beberapa hari terakhir ini tim gabungan telah melakukan pemadaman di tiga titik api di dua Kecamatan yang luas keseluruhannya mencapai 70 hektare.
"TRC sempat membagi 4 regu, 1 regu pemadaman di Desa Bayas Jaya yang luasnya mencapai 7 hektar, 1 regu di pekan tua dan 2 regu lagi di desa pancur yang luas terbakarnya sekitar 46 hektare,"ucap Ari.
Untuk saat ini lanjutnya, tiga titik api yang sempat meluas tersebut sudah berhasil seluruhnya berhasil dipadamkan dan pendinginan.
"Alhamdulillah sudah padam semunya, dan kami tetap koordinasi dengan pihak desa dan petugas disana, semoga api tidak muncul lagi,"ujarnya.
Meski demikian, saat ini cuaca di Kabupaten Inhil sangat panas dan rawan terjadinya Karhutla. Sehingga BPBD Inhil terus melakukan pemantauan.
"Cuaca rawan panas ini lahan rawan terbakar, jadi bagi masyarakat yang mengetahui ada titik api segera laporkan ke kami atau petugas sekitar, supaya api segera dilakukan pemadaman dan tidak meluas,"tutupnya. (*2)
Editor : M. Erizal