PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tiga orang pramusaji yang biasa bertugas di kediaman Gubernur Riau (Gubri) nonaktif Abdul Wahid diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (17/11/2025).
Pemeriksaan tersebut diduga terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK kepada Abdul Wahid, Senin (3/11/2025) lalu.
Dari pantauan Riaupos.co, pascakegiatan OTT KPK tersebut hingga saat ini, aktivitas di kediaman Gubri yang ada di Jalan Diponegoro Pekanbaru tampak lengang.
Seluruh pintu kediaman tampak tertutup, hanya ada petugas Satpol PP yang tampak berjaga di pos dekat gerbang.
Pagar kediaman juga tertutup pada satu sisinya, kemudian satu sisi lainnya terbuka. Namun portal didepan gerbang tersebut diturunkan.
Berdasarkan keterangan pekerja taman di kediaman Gubri, sejak kejadian OTT tersebut, seluruh pramusaji yang bertugas dikembalikan ke instansi nya masing-masing.
Seperti ada yang dikembalikan ke Biro Umum, namun ada juga yang dikembalikan ke daerah karena pramusaji tersebut dibawa oleh Gubri non aktif Abdul Wahid dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
“Pramusaji nya dipulangkan, ada yang ke Biro Umum ada yang dipulangkan ke Inhil. Karena beberapa ada yang baru juga,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Umum Herman saat dikonfirmasi perihal adanya pramusaji kediaman Gubri yang diperiksa KPK mengatakan bahwa ia tidak mengetahuinya.
“Saya belum tahu kalau info soal itu,” singkatnya. (sol)
Editor : M. Erizal