Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dr Chaidir Wafat di Usia 73 Tahun, Bupati Anton Sampaikan Dukacita Mendalam, Rohul Kehilangan Tokoh Berjasa untuk Riau

Engki Prima Putra • Selasa, 18 November 2025 | 20:51 WIB
Bupati Anton (kanan) duduk berdampingan dengan Dr Chaidir bersama Tokoh Rohul lainnya saat hadiri acara di Convention Hall Islamic Center Pasirpengaraian, baru-baru ini.
Bupati Anton (kanan) duduk berdampingan dengan Dr Chaidir bersama Tokoh Rohul lainnya saat hadiri acara di Convention Hall Islamic Center Pasirpengaraian, baru-baru ini.

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) --Kabupaten Rokan Hulu berduka. Salah satu putra terbaiknya, tokoh masyarakat, intelektual dan politisi Riau Dr H Chaidir MM berpulang ke rahmatullah dalam usia 73 tahun, Selasa (18/11/2025) pukul 17.43 WIB di Rumah Sakit Prima Pekanbaru, setelah sempat mendapat perawatan medis.

Kabar wafatnya almarhum meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi masyarakat Rokan Hulu, tetapi juga bagi Provinsi Riau. Atas kabar tersebut, Bupati Rohul Anton ST MM menyampaikan ungkapan belasungkawa.

Bupati Anton menyebut almarhum Chaidir sebagai sosok berpengaruh, cendekia dan penuh dedikasi dalam membangun daerah. Bahkan dirinya sudah lama kenal almahum, di saat mahasiswa hingga staf PNS dan menjabat sebagai Kadis PUPR Rohul sering berkomunikasi dan banyak memberikan masukan, saran dan ide untuk kemajuan pembangunan infrastruktur di Rohul hingga kini dirinya menjabat sebagai Bupati.

"Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Rokan Hulu kehilangan salah satu putra terbaiknya, tokoh besar yang telah mengharumkan nama Riau dan tanah kelahirannya," ujar Bupati Anton ketika dikonfirmasi Riaupos.co, Selasa (18/11/2025) saat mendapat kabar wafatnya tokoh Riau asal Rohul itu.

Menurutnya, perjalanan hidup almarhum adalah inspirasi nyata bagi generasi sekarang. Beliau lahir di sebuah dusun kecil bernama Pemandang, Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul. Almarhum membuktikan bahwa kerja keras dan pendidikan mampu mengantarkan seseorang pada posisi strategis dalam pemerintahan dan pembangunan bangsa. Tokoh intelektual, politisi dan budayawan.

Bupati Anton menegaskan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang visioner, rendah hati dan berwawasan luas. "Beliau adalah figur cerdas dan berkarakter kuat. Pemikiran beliau tentang kebudayaan Melayu, pembangunan daerah serta masa depan kampung halamannya (Rohul) dan Riau sangat mendalam. Kami sangat kehilangan sosok yang selalu memberikan gagasan cemerlang," kata Bupati Anton.

Kariernya melesat dalam organisasi kepemudaan hingga menjadi politisi hingga menjabat Ketua DPRD Provinsi Riau dua periode (1999-2004 dan 2004-2009) dan Almarhum saat ini menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat (FKMR) Riau periode 2025-2030. Selain juga aktif menulis di kolom media, menerbitkan buku dan menjadi pembicara di berbagai forum akademik.

Bupati Anton menegaskan, keteladanan almarhum tidak boleh hilang begitu saja."Semangat beliau harus kita warisi. Beliau tokoh yang membuktikan bahwa anak desa dari Rokan Hulu dapat berdiri di panggung nasional dan internasional. Beliau inspirasi bagi anak-anak muda Rohul," ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Bupati Anton mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. "Saya mengajak seluruh masyarakat Rohul khususnya dan Riau umumnya, mari doakan almarhum. Semoga Allah SWT mengampuni dosanya, melapangkan kuburnya, menerima seluruh amal kebaikannya serta memberikan kekuatan dan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan," tutup Bupati Anton.

Editor : Rinaldi
#bupati anton #duka cita #putra terbaik #drh chaidir tutup usia