PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Taufan Eko Nugroho, hadir mewakili Ketua Umum KADIN Indonesia menyampaikan, apresiasi atas konsistensi KADIN Provinsi Riau dalam menyelaraskan program kerja tahunan sesuai amanah undang-undang.
“Riau memiliki posisi strategis, baik dari sisi geografis maupun kekuatan ekonomi kabupaten/kotanya. Kita menyongsong 2026 dengan harapan agar regulasi Kadin semakin kuat dan mampu memberi manfaat lebih besar untuk pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya pada Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Riau, Rabu (19/11/2025).
“Produktivitas ada di sektor menengah dan besar. Kadin harus menjadi motor penggerak modernisasi ekonomi, membangun kapasitas, memperluas lapangan kerja, memperkuat rantai nilai, serta mempersiapkan generasi muda melalui pendidikan dan advokasi,” tambahnya.
Rapimprov juga menyoroti lima fokus pembangunan ekonomi lima tahun ke depan, yaitu penguatan pola pikir pelaku usaha, peningkatan keterampilan kritis, naik kelas rantai nilai, modernisasi sektor ekonomi, dan penguatan modal pendukung.
Asisten II Setdaprov Riau, Helmi menyampaikan Rapimprov ini penting untuk membangun optimisme dan kualitas kebijakan daerah.
Dari Januari hingga September, investasi hilirisasi di Riau menempatkan provinsi ini pada peringkat 9 nasional.
“Ini bukti kepercayaan investor semakin kuat. Keberhasilan ini bukan hanya kerja pemerintah, tetapi juga kontribusi KADIN dan seluruh pelaku usaha,” tegasnya. (rul)
Editor : M. Erizal