Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

25 Tahun Jadi Tenaga Pendidik, Kini Kesejahteraan Guru Jauh Lebih Baik

Desriandi Candra • Sabtu, 22 November 2025 | 14:50 WIB

Kepala SDN 015 Desa Ketaping Jaya Kecamatan Inuman Yuasdar, bersama murid-murid beberapa hari lalu.
Kepala SDN 015 Desa Ketaping Jaya Kecamatan Inuman Yuasdar, bersama murid-murid beberapa hari lalu.

25 November 2025, adalah momen penting bagi seluruh tenaga pendidik di tanah air, termasuk ribuan guru yang mengajar di wilayah Kabupaten Kuansing. Hari itu merupakan peringatan Hari Guru.

DESRIANDI CANDRA, Kuansing

BAGI seorang guru, seperti Yuasdar SPd, Kepala SDN 015 Desa Ketaping Jaya, Kecamatan Inuman, adalah momen penuh harapan. Dimana bagi kalangan guru seperti mereka, berharap ada kabar baik dan menggembirakan sebagai bentuk penghargaan pada guru.

Yuasdar sudah menggeluti profesi sebagai guru, selama 25 tahun. Sebelum menjadi Kepala SD 015 Desa Ketaping Jaya yang masuk dalam kategori salah satu sekolah terluar di Kabupaten Kuansing, karirnya di mulai pada tahun 2000. Tahun itu merupakan, awal-awal Kuansing menjadi kabupaten, pada 2 Oktober 1999.

Di tahun 2000 itu, dia baru lulus sebagai guru PNS. Saat itu, ia ditempatkan di SDN 012 Desa Pulau Panjang Hilir yang kini menjadi SDN 03 Desa Pulau Panjang Hilir, Kecamatan Inuman.

Lalu 12 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2012, pindah ke SDN 08 Desa Banjar Nan Tigo Kecamatan Inuman. Kemudian menjadi guru di SDN 09 Desa Pulau Panjang Hulu Kecamatan Inuman pada 2017-2019. Di tahun 2019, Yuasdar pindah mengajar ke SD Wanajingga Timur Inuman hingga 2022. Di tahun 2023, Yuasdar pindah tugas ke SDN 015 Desa Ketaping Jaya dan diangkat menjadi kepala sekolah.

Meski hanya memiliki murid sebanyak 90 orang dan 12 orang guru termasuk dirinya, para guru tetap bersemangat dan bersungguh-sungguh memberikan pengetahuan pada murid-murid yang menimba ilmu di sekolah itu. Ada enam ruang belajar yang dilengkapi dengan fasilitas MCK bagi para murid di SDN 015 Desa Ketaping Jaya.

Memang, Desa Ketaping Jaya, salah satu desa di Kecamatan Inuman yang baru dimekarkan dengan jumlah penduduk sekitar 200 KK. "Kami, tetap bersemangat melakukan proses belajar mengajar setiap hari pada murid-murid," ujar Yuasdar pada Riaupos.co, Jumat (21/11/2025).

Yuasdar memaparkan, dalam 25 tahun karirnya sebagai seorang guru, pendidikan di Kuansing banyak mengalami perubahan. Dari segi bangunan sekolah, mayoritas sudah beton. "Tidak seperti tahun 2000 lalu. Dimana sekolah tempat saya mengajar, sebagian dinding cor semen campur kawat," katanya.

Begitu juga dengan kesejahteraan atau gaji yang di tetima bulan ke bulan. Awal dia menjadi guru, ia hanya mendapatkan gaji Rp1,5 juta per bulan dan tidak ada namanya sertifikasi. Sekarang, ia menerima gaji Rp4,3 juta per bulan di tambah sertifikasi sebesar satu bulan gaji dan tunjangan khusus yang diberikan pemerintah pusat bagi guru yang mengajar di sekolah terluar. Tunjangan khusus itu ditransfer pusat per tiga bulan.

"Alhamdulillah, sekarang rata-rata sudah terima gaji Rp8 jutaan. Kalau tunjangan khusus guru daerah terluar masuk, lebih dari Rp10 Juta. Alhamdulillah," ujar Yuasdar merasa senang dengan banyak perubahan sekarang.

Begitu juga dengan bantuan sarana dan prasarana pendidikan, seperti komputer, laptop, sudah cukup banyak yang sekolahnya terima. Soal materi pendidikan pun sudah banyak berubah.

Namun di momen hari guru ini, ia berharap perhatian pemerintah pada kalangan guru tetaplah semakin lebih baik.

Selain itu, untuk materi pendidikan, Yuasdar berharap kurikulum pendidikan yang ada sekarang bisa disempurnakan lagi. Misalnya dengan tetap memasukan adanya mata pelajaran pendidikan moral untuk murid-murid seperti dulu. Ada mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan memperbanyak pelatihan kompetensi guru.

"Karena mata pelajaran pendidikan moral itu penting untuk mendidik moral anak-anak kita sekarang. Mengajarkan kesopan santunan pada guru, orang tua dan orang yang lebih tua dari mereka. Semoga pendidikan Kuansing lebih baik dan guru semakin sejahtera," ujarnya.

Editor : Rinaldi
#hari guru #gaji guru #kesejahteraan guru