Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Iskandar Hoesin Diapresiasi Pengurus Cabor: Tegas, Peduli, dan Komit dalam Pembinaan Atlet Riau

Dofi Iskandar • Kamis, 4 Desember 2025 | 12:30 WIB
Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hoesin
Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hoesin


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Nama Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hoesin kembali mendapat sorotan positif dari para pengurus cabang olahraga dan internal KONI. Dalam beberapa tahun terakhir, Iskandar dikenal sebagai satu-satunya ketua KONI Riau yang berani menalangi lebih dulu biaya pembinaan atlet sebelum cairnya anggaran hibah dari Pemerintah Provinsi Riau melalui Dispora.

Setiap awal tahun, ketika pencairan dana hibah biasanya memakan waktu 2-3 bulan, Iskandar Hoesin menalangi dana pembinaan atlet dengan nilai fantastis, yakni mencapai Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar.

Kebijakan ini dilakukan agar pembinaan atlet tidak terputus pada Januari hingga Maret. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Umum KONI Riau, Edi Satria.

Ia menyebut langkah Iskandar Hoesin merupakan bentuk kepedulian dan komitmen terhadap keberlangsungan pembinaan prestasi olahraga di Riau.

"Dalam sejarah KONI Riau, mungkin baru Pak Iskandar Hoesin yang mau menalangi dahulu uang pembinaan atlet. Tahun 2023 dan 2024 tercatat beliau menalanginya selama dua hingga tiga bulan, dengan jumlah mencapai Rp1,5 miliar sampai Rp2 miliar termasuk operasional KONI,"ujar Edi Satria, pada Kamis (4/12/2025).

Tidak hanya dana pembinaan atlet, Iskandar Hoesin juga disebut menalangi dana operasional KONI sebelum penandatanganan NPHD berikutnya dalam tahun berjalan. Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan organisasi tidak terganggu akibat keterlambatan pencairan.

Pengurus cabang olahraga juga turut memberikan penilaian positif terhadap kepemimpinan Iskandar. Zulkifli, pelatih anggar yang turut membawa Riau meraih 4 emas, 2 perak, dan 7 perunggu di PON XXI Aceh-Sumut, menilai keberanian Iskandar menalangi anggaran pembinaan adalah hal yang jarang dilakukan ketua KONI sebelumnya.

"Nilai plusnya, dia berani menalangi pembinaan. Dari zaman ke zaman ketua KONI Riau banyak perbedaan, dan Pak Iskandar punya komitmen khusus terhadap pembinaan," kata Zulkifli.

Meski demikian, Zulkifli berharap apabila Iskandar kembali memimpin KONI Riau, perlu dilakukan evaluasi dan pembenahan terutama pada birokrasi internal.

"Cabor perlu kecepatan, jangan sampai ada keterlambatan. Kalau Pak Iskandar memimpin lagi, birokrasinya harus diperbaiki agar tidak lambat," ujarnya.

Untuk diketahui, kepengurusan Iskandar Hoesin sebagai Ketua umum KONI Riau periode 2022-2026 akan berakhir pada bulan Maret tahun 2026 mendatang.

Untuk melanjutkan periode kedua sebagai ketua umum KONI Riau, Iskandar Hoesin siap maju kembali jika didukung penuh oleh kepala daerah dalam hal ini Gubernur Riau.

Sejauh ini hubungan Iskandar Hoesin dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto cukup baik. Dari beberapa kali pertemuan dengan Plt Gubri, Iskandar Hoesin mendapatkan lampu hijau untuk kembali maju sebagai Ketua umum KONI Riau.

Sebagai seorang olahragawan yang selalu peduli terhadap kemajuan dan prestasi olahraga di Riau, Iskandar Hoesin siap maju.

Walaupun umur yang memasuki usia tua ia tetap semangat untuk memajukan olahraga Riau, dengan dukungan-dukungan dari kepengurusannya kedepan nanti, dan mendapat dukungan dari KONI Kabupaten Kota, serta, cabor-cabor yang tergabung sebagai anggota KONI Riau.(dof)

 

Editor : Edwar Yaman
#koni riau #iskandar hoesin #Pengurus Cabor