PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Meskipun Pulau Sumatera sudah memasuki musim penghujan, namun satu titik panas masih terdeketsi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Senin (15/12/2025).
Menurut Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Anggun R, total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera awal pekan ini hanya ada 1 di Provinsi Sumatera Selatan, sedangkan Riau masih nihil hotspot.
Meksipun begitu, berdasarkan citra radar cuaca BMKG Pekanbaru sejak pagi hari cuaca didominasi udara kabur berawan. Terpantau hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan dan Indragiri Hilir.
Suhu udara di Provinsi Riau berkisar antara 23–32 derajat celcius, dengan kelembapan udara mulai 55 – 100 persen. Arah angin berhembus kencang dari Barat Laut - Timur Laut, kecepatannya 10 – 30 km/jam.
Waspadai cuaca buruk dapat menyebabkan berkurangnya jarak pandang dan gelombang tinggi mencapai 2.5 meter. BMKG memprakirakan perubahan cuaca di Riau akan menyebabkan tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.5 – 1.25 meter (rendah).
"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kota Pekanbaru, Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, Bengkalis, Siak dan Kepulauan Meranti pada pagi, siang, sore, malam dan dini hari," tegasnya.
Editor : Rinaldi