Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Usai Digeledah, Kegiatan Bupati Inhu Berjalan Normal

Raja Kasmedi • Sabtu, 20 Desember 2025 | 10:04 WIB
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto didampingi istri Suci Rahmiani menerima rapor anak dari wali kelas di SMAN 1 Rengat, Jumat (19/12/2025).
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto didampingi istri Suci Rahmiani menerima rapor anak dari wali kelas di SMAN 1 Rengat, Jumat (19/12/2025).

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Kantor Bupati Indragiri Hulu (Inhu) menjadi salah satu lokasi penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia pada Kamis (18/12). KPK juga melakukan penggeledahan di rumah dinas Bupati Inhu, Jalan Ahmad Yani, Rengat.

Usai penggeledahan, aktivitas di Kantor Bupati Inhu tetap berjalan normal pada Jumat (19/12). Aktivitas Bupati Inhu Ade Agus Hartanto SSos MSi juga berjalan sesuai jadwal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu Zulfahmi Adrian AP MSI membenarkan aktivitas di Pemerintahan Kabupaten Inhu berjalan normal. “Aktivitas dan pelayanan publik berjalan seperti biasa. ASN hadir melaksanakan tugas sesuai tupoksi,” ujar Sekda Inhu Zulfahmi Adrian, Jumat (19/12).

Pada Jumat pagi, Bupati Ade mengambilkan rapor anaknya di SMAN 1 Rengat. Ade mendukung gerakan ayah mengambil rapor anak ke sekolah sesuai surat edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional RI Bomor 14 tahun 2025 tentang pelaksanaan program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Tidak ada ruangan yang disegel KPK. Bahkan, tidak ada juga catatan atau larangan dari KPK atas ruangan yang dikunjunginya.

Bupati juga bertemu masyarakat sambil ngopi di Rengat. Bahkan sejumlah kegiatan lain yang diagendakan dihadiri bupati, yakni khitanan massal dan pemilihan bujang dara.

Tidak itu saja, Bupati bersama Wabup Inhu Ir Hendrizal MSI juga menyempatkan diri melayat ke rumah duka salah seorang warga Rengat. “KPK hanya satu hari melakukan penggeledahan di kantor bupati dan rumah dinas bupati,” beber Sekda.

Salah seorang pemuka masyarakat Pasir Penyu Arifuddin Ahalik membenarkan ngopi bareng dengan Bupati Inhu pada Jumat (19/12). Agenda ngopi itu sebutnya, sambil melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan.

’’Tadi awalnya pertemuan kami di kantor, tapi lantaran bupati ada kegiatan pengambilan rapor, kami sepakati di warung kopi. Bahkan, Pak Bupati masih seperti biasa dalam melayani kami,” ucapnya singkat.


KPK Sebut Amankan Dokumen dan Uang

Dalam pada itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan penggeledahan di kediaman dan kantor Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hariyanto, merupakan rangkaian kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Riau Abdul Wahid.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi Riau Pos tidak menampik adanya aktivitas penyidik KPK di lokasi dimaksud. “Benar, ada kegiatan penggeledahan tersebut. Kegiatan ini masih rangkaian dari perkara Riau (OTT Gubri, red) kemarin,” ungkap Budi, Jumat (19/12) malam.

Dalam penggeledahan di kediaman dan kantor Bupati Inhu, KPK menyita sejumlah dokumen dan sejumlah uang. Namun Budi tidak merinci, dokumen dan uang tersebut berkaitan dengan apa. “Tim mengamankan beberapa dokumen dan sejumlah uang,” pungkasnya.(kas/nda)

Editor : Bayu Saputra
#OTT Gubri #kpk #Kpk di inhu #bupati inhu