Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PLN Nusantara Power Kolaborasi Bareng Pemerintah Kabupaten Kampar, Persiapan Hadapi Cuaca Ekstrem di Penghujung Tahun

Redaksi • Jumat, 26 Desember 2025 | 15:15 WIB
Selain pemerintahan, rapat ini dihadiri dinas terkait, perusahaan, dan sektor swasta.
Selain pemerintahan, rapat ini dihadiri dinas terkait, perusahaan, dan sektor swasta.

PEKANBARU (RIAUPOSCO) - Menyikapi penetapan Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Provinsi Riau yang ditetapkan oleh Gubernur Riau di awal Desember, Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar rapat koordinasi lintas bidang, Rabu (10/12).

Terletak di Kabupaten Kampar, PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Pekanbaru Unit Layanan (UL) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang bergabung dalam kegiatan rapat koordinasi yang digelar di kantor Bupati Kampar ini.

Membuka kegiatan, Bupati Kampar mengungkapkan bahwa ini adalah bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten terhadap potensi bencana. “Kita berkaca pada bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain bersimpati, kita harus bersiap karena kemungkinan terburuk itu berpotensi terjadi dimana saja,” ungkapnya.

“Kita harus bergerak cepat melakukan mitigasi, sosialisasi, hingga peningkatan kapasitas masyarakat dalam situasi siaga bencana. Kecepatan dan ketepatan penanganan adalah kunci dalam menghadapi situasi darurat,” tegas Yuzar sembari mengajak semua pihak untuk mengambil langkah pencegahan secara cepat, terarah, dan berada dalam satu komando.

Menanggapi hal tersebut, Manager UP Pekanbaru, Arief Wicaksono mengungkapkan bahwa PLN NP siap berkontribusi pada upaya pencegahan yang ditetapkan pemerintah. “PLN NP berkomitmen mendukung kesiapsiagaan bencana yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kampar. Kami akan menyiapkan pola operasi terbaik terkait pengoperasian waduk PLTA Koto Panjang,” terangnya.

“Peningkatan curah hujan yang biasa terjadi di akhir tahun ini tidak hanya menjadi tantangan karena berpotensi menimbulkan bencana. Kondisi yang sama juga berperan krusial bagi operasional PLTA,” tutur Arief yang menyatakan bahwa PLTA Koto Panjang bersama Tim Pengelolaan Bendungan yang terdiri dari berbagai entitas sudah menyiapkan SOP khusus.

Curah hujan sendiri meningkat tajam selama beberapa minggu terakhir di hampir seluruh wilayah Sumatera. Bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir bandang, hingga tanah longsor bahkan sudah terjadi di beberapa provinsi.

Sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan instansi terkait beserta stakeholder diharapkan bisa menjadi kunci untuk meminimalisir potensi bencana. Semua pihak juga saling mengajak untuk selalu berdoa agar diberikan kemudahan dan keselamatan dalam menghadapi cuaca ekstrem ini.(adv)

Editor : Bayu Saputra
#cuaca ekstrem #pln #PLN Nusantara Power