Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pembenahan Pelayanan Pelabuhan Roro dan Pelabuhan BSSR Didukung, Ini Catatan LAMR Bengkalis

Eka Gusmadi Putra • Sabtu, 27 Desember 2025 | 17:35 WIB

 

Kadishub Bengkalis Ardiansyah (kacamata hitam) bersama Kapolres meninjau Pelabuhan Bandar Seri Laksamana di Bengkalis, beberapa hari lalu.
Kadishub Bengkalis Ardiansyah (kacamata hitam) bersama Kapolres meninjau Pelabuhan Bandar Seri Laksamana di Bengkalis, beberapa hari lalu.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Pembenahan pelayanan pelabuhan Roro Air Putih-Sungai Selari dan Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSSR) di Bengkalis didukung banyak pihak. Termasuk oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bengkalis berikut memberikan beberapa catatan dalam perbaikan.

Sekretaris Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Reza Zulhelmy, menyebutkan, kunjungan perdana Kadishub Bengkalis ke Sekretariat LAMR sebagai sinyal positif sekaligus awal yang baik bagi perbaikan tata kelola pelayanan pelabuhan.

“Ini merupakan awal yang baik dan menjadi harapan bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis. Dalam waktu singkat, Kadishub sudah memperlihatkan komitmen, inovasi, serta kinerja yang terukur untuk menyelesaikan persoalan di pelabuhan,” ujar Datuk Reza.

Menurutnya, kehadiran Ardiansyah membuka ruang dialog yang konstruktif dan menjadi momentum penting untuk merajut kebersamaan lintas pihak demi meningkatkan kualitas pelayanan pelabuhan sebagai pintu gerbang utama menuju Kabupaten Bengkalis.

Reza mengungkapkan, saat eskalasi persoalan di Pelabuhan RoRo Air Putih–Sungai Selari sempat memanas, LAMR turut mengambil peran dengan membentuk Tim Penyusun Taklimat LAMR sebagai rekomendasi penyelesaian masalah.

“Taklimat LAMR sudah kami sampaikan kepada Bupati Bengkalis dan alhamdulillah mendapat ruang diskusi. Karena itu, kami menaruh harapan besar agar dialog yang dibuka Kadishub hari ini mampu membangun kolaborasi demi menegakkan marwah Negeri Junjungan,” tegasnya.

Terkait rencana penambahan armada RoRo, LAMR menyatakan dukungan penuh meskipun memahami kondisi fiskal daerah yang tengah mengalami tekanan.

“Dengan dialog, diskusi, dan kolaborasi yang baik, kami optimistis pintu-pintu solusi akan terbuka,” tambah Reza.

Meski demikian, LAMR mengingatkan agar penerapan sistem e-ticketing direncanakan secara matang, baik dari aspek kebijakan, tata kelola, maupun kelembagaan, agar kegagalan serupa di masa lalu tidak kembali terulang akibat lemahnya perencanaan.

LAMR juga meminta Dinas Perhubungan memberi perhatian serius terhadap rekomendasi Ombudsman RI Perwakilan Riau, yang telah dua kali memberikan atensi terhadap pelayanan RoRo, mulai dari pengelolaan tiket, transformasi kelembagaan menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), hingga pelayanan bagi penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

 

Terkait transformasi kelembagaan, LAMR mengapresiasi peningkatan status Pelabuhan RoRo sebagai langkah awal menuju pengelolaan berbasis BLUD.

“Momentum saat ini sangat tepat untuk membentuk tim percepatan transformasi pengelolaan Pelabuhan RoRo. Dengan skema BLUD, fleksibilitas keuangan akan memudahkan pengelolaan kebersihan, pemeliharaan, hingga kerja sama operasional,” jelas Reza.

Editor : Eka G Putra