Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sepanjang 2025, Ditjenpas Kirim 1.882 Napi ke Nusakambangan

Hendrawan Kariman • Senin, 29 Desember 2025 | 19:00 WIB
Sebanyak 130 napi dari Riau dan Jambi merupakan rombongan napi terakhir yang dikirim ke Lapas Nusakambangan pada akhir tahun ini.
Sebanyak 130 napi dari Riau dan Jambi merupakan rombongan napi terakhir yang dikirim ke Lapas Nusakambangan pada akhir tahun ini.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) telah mengirim tidak kurang dari 1.882 narapidana (napi) ke Lapas Nusakambangan.

Proses pemindahan ke lapas dengan pengamanan maksimum itu dilaksanakan sepanjang tahun ini.

Pemindahan terbaru dilaksanakan Kanwil Ditjenpas Riau pada Sabtu (27/12/2025) lalu terhadap 130 napi dari seluruh Riau. Pengiriman ini dilakukan bersamaan dengan napi dari Ditjenpas Jambi.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi mengatakan, mereka yang dipindahkan merupakan bagian dari program nasional untuk meniadakan gangguan keamanan dan ketertiban.

Mereka yang dipindahkan dipastikan merupakan napi resiko tinggi dari seluruh wilayah Indonesia.

"Sampai akhir tahun ini, total sudah 1.882 warga binaan high risk dari seluruh Indonesia kami pindahkan ke Nusakambangan. Kami berharap upaya ini memberikan dampak besar bagi peningkatan keamanan dan ketertiban di lapas serta rutan di daerah, khususnya dalam mewujudkan zero peredaran narkotika dan handphone ilegal, sebagaimana arahan Menteri Agus Andrianto," ujar Mashudi, Senin (29/12/2025).

Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto menyatakan pihaknya menyambut baik kebijakan tersebut.

Pemindahan napi berisiko tinggi itu menurutnya semakin mendukung upaya menjadikan lapas di Riau sebagai tempat pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh negatif.

''Pemindahan warga binaan high risk ini membantu kami fokus pada program pembinaan yang lebih optimal bagi penghuni lainnya, serta mendukung visi lapas bersih dari narkoba dan gangguan kamtib,'' ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Riau Mizar mengatakan, pihaknya terus bersinergi dengan Ditjenpas RI untuk memastikan implementasi program ini berjalan lancar. Hal ini demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang maju dan berintegritas di Provinsi Riau.

''Kami melihat program ini sebagai program pembinaan. Tentu kami akan terus berkoordinasi dengan pusat demi keherhasilan program pembinaan ini,'' sebut Maizar.

Editor : M. Erizal
#Napi riau dikirim ke nusakambangan #napi riau #jambi #Ditjenpas Riau