KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kampar, H Edi Basri, menegaskan bahwa hak anak atas gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dikorupsi maupun disalahgunakan oleh pihak mana pun.
Penegasan itu disampaikan Edi Basri saat mengunjungi langsung Nurul Oriana, seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Kampar yang sempat viral setelah diduga mendapat intimidasi usai memprotes menu MBG yang diterima anaknya.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontrol dan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar benar-benar berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran.
“Hak anak atas gizi ini jangan sampai dikorupsi. Ini perintah langsung Presiden Prabowo Subianto. Baik paket Rp10 ribu maupun Rp8 ribu tidak boleh disunat lagi. Negara sudah mengeluarkan anggaran sangat besar untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan gizi yang layak,” tegas Edi Basri, Senin (29/12/2025).
Selain memastikan kualitas pelaksanaan MBG, Edi Basri juga menyoroti perlindungan hak anak dalam bidang pendidikan. Ia menegaskan, tidak boleh ada intimidasi terhadap anak hanya karena orang tuanya menyampaikan kritik terhadap program pemerintah.
“Anak tidak boleh jadi korban. Hak pendidikan dan hak gizinya wajib dilindungi oleh negara,” ujarnya.
Menurut Edi Basri, kasus ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap komposisi menu dan sistem distribusi MBG di lapangan. Ia menilai, kritik dari masyarakat justru menjadi bagian penting untuk memastikan program tidak melenceng dari tujuan awal.
“MBG ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Ini adalah investasi masa depan anak bangsa. Kalau dikorupsi, yang dirampas itu adalah hak gizi anak-anak kita,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Edi Basri mengungkapkan bahwa dirinya telah meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pulau Sarak serta membawa sampel menu MBG sebagai bahan laporan dan evaluasi lanjutan.
Ia juga menegaskan bahwa persoalan ini telah menjadi perhatian serius Partai Gerindra. Ketua DPC Gerindra Kampar, Muhammad Rohid, telah menginstruksikan seluruh kader partai untuk ikut mengawal pelaksanaan MBG di daerah.
“Ini sudah menjadi atensi partai. Seluruh kader Gerindra, khususnya yang duduk di legislatif, diminta turun langsung mengawal MBG agar tidak terjadi penyimpangan,” tegasnya.(nda)
Editor : Edwar Yaman