Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pipa Gas Meledak di Rengat Barat Indragiri Hulu, Warga Terpaksa Mengungsi ke Desa Tetangga

Raja Kasmedi • Jumat, 9 Januari 2026 | 13:36 WIB
Bekas pipa meledak hingga mengeluarkan semburan gas, Jumat (9/1/2026).
Bekas pipa meledak hingga mengeluarkan semburan gas, Jumat (9/1/2026).

 

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Warga Desa Tani Makmur di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dihebohkan oleh suara ledakan dari pipa gas yang berada di daerah itu pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 00.45 WIB.

Bahkan, akibat suara ledakan yang mengeluarkan suara mirip suara pesawat tempur itu, membuat suasana di daerah itu makin mencekam.

Mengetahui adaya ledakan dari pipa gas, warga Desa Tani Makmur yang berada disekitar lokasi kejadian terpaksa harus mengungsi ke desa tetangga.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun beberapa rumah warga mengalami rusak ringan akibat semburan tanah didorong gas. "Benar, pipa gas yang melintas di desa kami meledak malam tadi," ujar Kepala Desa Tani Makmur, Muhammad Sulistiono, Jumat (9/1/2026).

Dijelaskannya, awalnya terdengar suara mirip ledakan. Kemudian disusul suara mirip suara pesawat tempur. Warga yang sudah terlelap, langsung berhamburan ke luar rumah.

Warga yang mengetahui suara tersebut bersumber dari pipa gas yang meledak menjadi panik. Karena takut susul api yang bisa mengancam keselamatan warga.

Pipa dengan yang ada dalam tanah sekitar tiga meter itu terus mengeluarkan gas. Bahkan, tanah yang ada disekitar pipa, ikut menyembur hingga ke rumah warga. Karena jarak rumah dengan lokasi pipa yang meledak mencapai sekira 25 hingga 30 meter.

Atas kejadian itu, Kades langsung menghubungi pihak PT Transportasi Gas Indonesia (TGI). Bahkan, sekitar beberapa menit kemudian, datang tiga personel PT TGI dan langsung melakukan olah tempat kejadian.

Besar keterangan pihak PT TGI pada malam itu, pipa yang ada di Belilas Kecamatan Seberida dan Lirik Kecamatan Lirik langsung ditutup. "Usai ditutup, semburan gas masih berlangsung sekitar satu jam," ucap Kades.

Warga yang sebelumnya sempat mengungsi, sudah pulang ke rumah. Dimana, warga yang mengungsi ada yang cuma memakai sarung dan singlet.

Selain itu sebutnya, pihak PT TGI masih melakukan perbaikan dan warga tidak boleh mendekat. "Situasi sudah pulih dan warga sudah pulang ke rumah," terangnya.(kas)

Editor : M. Erizal
#gas meledak #pipa gas meledak #Gas Indonesia #Lirik