PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru masih menemukan adanya belokan angin atau shareline yang menyebabkan wilayah Riau berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, Sabtu (10/1/2026). Menurut Forecaster on duty BMKG Pekanbaru, Sanya G, berdasarkan pantauan radar citra satelit BMKG Pekanbaru potensi hujan terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau sepanjang hari ini, dengan intensitas ringan hingga sedang dan berpeluang meningkat pada sore hingga malam hari.
Di mana sejak pagi hari cuaca di Provinsi Riau terpantau dalam kondisi udara kabur hingga berawan. Namun potensi hujan ringan hingga sedang terdeteksi di wilayah Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, dan Kuantan Singingi.
Memasuki siang hari, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan bersifat lokal berpotensi terjadi di Kabupaten Kampar, Pelalawan, serta sebagian wilayah Indragiri Hilir.
Pada sore hingga malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan meluas dan berpotensi terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru. Sementara itu, pada dini hari kondisi cuaca kembali didominasi udara kabur hingga berawan.
Kondisi suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–99 persen. Angin bertiup dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 10–30 km per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau tergolong rendah.
BMKG meminta masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran waspada terhadap potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di Perairan Dumai–Bengkalis serta Perairan Indragiri Hilir.
"Waspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Potensi cuaca ekstrem ini diprakirakan terjadi pada sore atau malam hari di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hilir," tegas Sanya G.(ayi)
Editor : Edwar Yaman