PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Berkomitmen dalam membantu para siswa Indonesia melanjutkan pendidikan ke luar negeri, Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (Icati) menyiapkan berbagai program belajar gratis bagi pelajar yang ada di Riau.
Hal ini diungkapkan Ketua Icati Riau, Ali Suyanto (Lie Thong Hong) usai dilantik Ketua Dewan Pembina Icati Riau, Tomas Thajeb (Dai Dao Sheng). Tomas Thajeb melantik ketua dan pengurus Icati Riau periode 2026-2029 yang turut disaksikan Ketua Icati Pusat, Hengky Lau (Liu Jun Yi) dan Ketua Icati Riau periode 2022-2025, Iweni Juminaga (Zhang Yi Wen).
Pelantikan berlangsung di halaman Kantor Icati Riau di Graha Platinum II Jalan Soekarno Hata, Pekanbaru, Ahad (11/1). Pelantikan juga dihadiri ketua dan perwakilan ormas Tionghoa di Pekanbaru serta tokoh masyarakat setempat.
Menurutnya, Icati Riau merupakan wadah bagi para alumni yang pernah menempuh studi di Taiwan, baik jenjang sarjana, diploma sekolah kejuruan maupun sekolah menengah atas. Misi Icati Riau menjaga integritas diri, peduli pendidikan, mempererat persaudaraan, membantu yang membutuhkan dan memberi manfaat bagi masyarakat serta tanah air.
Dimana sejak berdiri 11 Januari 2011, Icati Riau sudah melaksanakan berbagai kegiatan. Di antaranya mengirimkan siswa kuliah ke Taiwan, melaksanakan pameran pendidikan, pelatihan guru Mandarin, pertunjukkan seni dan budaya, tes kemampuan Bahasa Mandarin standar Taiwan hingga pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Ia berharap kehadiran Icati Riau dapat membantu anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan ke Taiwan. Pihaknya juga menyiapkan fasilitasi pelajar asal Riau yang ingin kuliah ke Taiwan, seperti perkenalan universitas, pendaftaran dan lainnya.
"Berbagai kegiatan akan dilaksanakan untuk menarik minat siswa. Di antaranya melaksanakan pameran pendidikan. Kemudian melaksanakan lomba pidato dan bercerita dalam Bahasa Mandarin yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu," jelasnya
Sementara itu, Ketua Icati Pusat, Hengky Lau berharap Icati Riau bisa lebih berkembang dan maju lagi. "Data tahun kemarin, hampir 17 ribu pelajar dan mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan ke Taiwan. "Di mana setiap tahunnya terdapat hampir 5000 siswa melanjutkan pendidikan ke Taiwan. Jumlah terus bertambah setiap tahunnya," ujarnya.
Selain di Pekanbaru, Icati hadir di berbagai kota di Indonesia. Mulai dari Kota Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Pontianak, Makassar dan Bali.
Pada tahun ini lanjutnya, akan dilaksanakan pameran pendidikan Taiwan di lima kota besar untuk menarik lebih banyak minat siswa, yaitu Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya dan Semarang.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Icati Riau periode sebelumnya yang sudah memperkenalkan Icati kepada masyarakat luas, khususnya kepada siswa," tegasnya.