Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Isi Kekosongan Kepala OPD, Pemprov Riau Terapkan Sistem Manajemen Talenta

Soleh Saputra • Rabu, 11 Februari 2026 | 15:36 WIB
Kepala BKD Riau Budi Fakhri
Kepala BKD Riau Budi Fakhri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), saat ini sedang mempersiapkan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan sistem ini, nantinya pengisian kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong dapat langsung dilakukan tanpa pelaksanaan seleksi terbuka (asesmen).

Kepala BKD Riau Budi Fakhri mengatakan, saat ini memang masih terdapat beberapa posisi kepala OPD atau pejabat eselon II yang mengalami kekosongan. Sesuai arahan pimpinan, untuk pengisian jabatan tersebut dilaksanakan dengan sistem manajemen talenta.

"Arahan dari pak gubernur, untuk pengisian jabatan kepala OPD yang kosong menggunakan sistem manajemen talenta. Saat ini sedang kami persiapkan semua terkait manajemen talenta tersebut," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, sesuai dengan UU ASN, saat ini mensyaratkan semua PNS sudah terpetakan terkait potensi dan lainnya. Data-data tersebut kemudian dimasukkan dalam sistem manajemen talenta tersebut.

"Jadi nantinya semua data terkait ASN itu dimasukkan dalam sistem manajemen talenta tersebut. Termasuk capaian kinerja, prestasi dan inovasi yang dilakukan. Nantinya dalam sistem tersebut dapat langsung diketahui, mana ASN yang sudah bisa promosi dan mana yang belum," paparnya.

Dengan sistem tersebut, nantinya penunjukan pejabat akan dapat dilakukan dengan lebih objektif. Karena semua dilihat berdasarkan kinerja dan capaian yang sudah pernah diraih oleh masing-masing ASN.

"Pak gubernur juga sudah melakukan penandatanganan komitmen dengan BKN terkait penerapan sistem manajemen talenta tersebut. Kami targetkan dalam sebulan ini sistemnya sudah selesai sehingga bisa langsung di eksekusi," ujarnya.

Dengan adanya sistem manajemen talenta tersebut, untuk melakukan pengisian jabatan maka pihaknya tidak perlu lagi melakukan seleksi terbuka atau asesmen. Jika pimpinan memerlukan pengisian jabatan, tinggal melihat sistem dan dapat diketahui mana saja ASN yang sudah layak.

"Nantinya tidak perlu dilakukan seleksi terbuka lagi. Hanya tinggal melihat sistem saja, dari beberapa nama yang sudah layak pimpinan tinggal memilih saja," katanya.

Untuk diketahui, saat ini masih terdapat kekosongan untuk tujuh posisi kepala OPD. Tujuh jabatan tersebut yakni Dinas PUPR PKPP, Inspektorat, Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Biro Umum Setdaprov Riau. Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau.

Editor : Rinaldi
#pemprov riau #Manajemen Talenta #kepala opd