Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tim Gabungan Polda Riau-Polres Rohul Olah TKP, Buru Aktor Intelektual dan Eksekutor Bentrok Berdarah di Bonai Darussalam

Engki Prima Putra • Rabu, 11 Februari 2026 | 18:17 WIB
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi berikan arahan saat pimpin apel gabungan di Mapolda Riau baru-baru ini
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi berikan arahan saat pimpin apel gabungan di Mapolda Riau baru-baru ini

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) -- Polda Riau bergerak cepat menindaklanjuti aksi penyerangan yang terjadi di lahan eks PT Berkat Satu di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang sempat memicu keresahan di tengah masyarakat.

Paska penyidik telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Kelimanya masing-masing berinisial SG, OH, AZ, AL dan JL. Dari jumlah itu, tiga tersangka telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif, sementara dua lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO) dan terus diburu aparat kepolisian.

Untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh, sesuai janji Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi dalam konfrensi pers petang kemarin, tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rohul telah diterjunkan ke lokasi kejadian, Rabu (11/2/2026).

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti tambahan, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) guna mengidentifikasi peran masing-masing pelaku, baik sebagai aktor intelektual maupun eksekutor di lapangan.

Selain itu, aparat juga melakukan penyisiran di sejumlah titik untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah potensi aksi balasan. Kepolisian memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajaran untuk memburu dan menangkap semua pihak yang terlibat tanpa pengecualian. Ia menegaskan, tidak ada ruang bagi tindakan premanisme maupun aksi anarkis yang mengganggu situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas)di wilayah Bumi Lancang Kuning.

Ia meminta Kapolres dan seluruh jajaran penyidik bertindak cepat dan profesional dalam menangani perkara yang menonjol di wilayah hukum Polda Riau itu.

"Saya instruksikan kepada Kapolres dan seluruh jajaran penyidik, kejar dan tangkap semua yang terlibat. Tidak ada kompromi bagi siapa pun yang melanggar hukum dan melakukan kekerasan," tegas Brigjen Hengki, Rabu (11/2/2026).

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial. Warga diminta mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi. "Kami pastikan kasus ini ditangani secara serius dan tuntas. Masyarakat tidak perlu khawatir, keamanan akan terus kami jaga," ujar Wakapolda Riau.

 

Editor : Rinaldi
#bentrok berdarah #wakapolda riau #buru aktor intelektual