PEKANBARU (RP) - Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi di Provinsi Riau di awal pekan ini membuat titik panas jauh berkurang. Pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Pekanbaru, tersisa 40 titik panas di Riau, Senin (16/2/2026).
Penurunan jumlah titik panas diharapkan terus terjadi karena potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih ada. Menurut Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Gita Dewi S, bukan hanya Riau yang mengalami penurunan jumlah titik panas, tetapi juga wilayah Sumatera yang berkisar 51. Sebarannya, Aceh 2, Bangka Belitung 1, Kepulauan Riau 8, dan Riau masih mendominasi dengan 40 hotspot.
Untuk sebaran titik panas di Provinsi Riau berada di Kabupaten Bengkalis 21, Kota Dumai 2, Pelalawan 11, Siak 5, dan Indragiri Hilir 1.
Sedangkan untuk prakirakan cuaca di Provinsi Riau sejak pagi hari BMKG Pekanbaru memantau adanya potensi udara kabur berawan. Hujan dengan intensitas ringan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kepulauan Meranti, dan Kuantan Singingi.
Siang hingga sore hari cuaca cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingan sedang diprakirakan terjadi di hampir sebagian besar wilayah Riau.
Malam hari cuaca cenderung cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di wilayah Siak, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Bengkalis, Kota Dumai dan Pekanbaru.
Dini hari udara kabur berawan mendominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di wilayah Rokan Hilir.
Suhu udara di Riau berkisar antara 22– 32 derajat celcius dengan kelembapan udara antara 60 – 100 persen. Arah angin berhembus dari Barat Laut- Timur dengan kecepatan 10 – 30 km/jam. Prakiraan tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.5 – 1.25 meter (rendah).
"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Siak, Dumai dan Kota Pekanbaru pada siang, sore, malam dan dini hari," tegasnya.
Editor : Rinaldi