Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Perayaan Imlek Bersama Dipusatkan di Hotel

Tim Redaksi • Senin, 16 Februari 2026 | 10:40 WIB
Lampion di Jalan Perdagangan, Bagansiapiapi, Rokan Hilir menambah kesan semarak menyambut pergantian tahun baru Imlek, Ahad (15/2/2026).
Lampion di Jalan Perdagangan, Bagansiapiapi, Rokan Hilir menambah kesan semarak menyambut pergantian tahun baru Imlek, Ahad (15/2/2026).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jelang perayaan Imlek 2577 Kongzii, sejumlah persiapan terus dimatangkan oleh Panitia Imlek Bersama Tionghoa Pekanbaru, Ahad (15/2). Namun tahun ini terasa berbeda, pasalnya perayaan detik-detik Imlek yang biasanya diadakan di kawasan Kampung Tionghoa Jalan Karet ditiadakan.

Namun pusat perayaan Imlek 2577 Kongzii masih akan dilaksanakan di Hotel Furaya Pekanbaru meskipun bertepatan dengan Ramadan 1447 H. Ketua Panitia Imlek Bersama Tionghoa Pekanbaru Djohan Oei dari Marga.

Huang Pekanbaru menyampaikan, perayaan tahun ini merupakan hasil kesepakatan bersama berbagai organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, serta unsur pendidikan Tionghoa di Pekanbaru.

Kegiatan Imlek bersama ini merupakan agenda tahunan yang melibatkan banyak organisasi. Tahun ini disepakati dilaksanakan Ahad, 22 Februari di Furaya Hotel. Djohan menjelaskan, susunan acara akan diisi berbagai pertunjukan seni budaya seperti tarian tradisional, barongsai, hingga tarian naga yang dibawakan komunitas dan organisasi Tionghoa di Pekanbaru.

Panitia juga mengundang unsur Forkopimda untuk turut meramaikan suasana kebersamaan. ‘’Detik-detik Imlek dan pelepasan kembang api di Jalan Kare tahun ini ditiadakan karena mengikuti imbauan pemerintah untuk menghormati para korban bencana alam yang belum lama ini terjadi di Pulau Sumatera,’’ ujarnya.

Meskipun begitu pihaknya akan tetap memasang 888 lampion di Jalan Karet yang akan dinyalakan mulai 10 Februari hingga 4 Maret mendatang. Djohan menambahkan, pihaknya telah melakukan audiensi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.

Sebagian besar menyatakan siap hadir pada hari pelaksanaan, meskipun kemungkinan akan diwakilkan jika berhalangan. “Kami juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi mengingat perayaan Imlek tahun ini berdekatan dengan bulan suci Ramadan. Kami mengajak seluruh masyarakat Tionghoa untuk tetap menjaga keharmonisan dan saling menghormati,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau Lindawati mengatakan, perayaan Imlek bersama ini menjadi momen tahunan yang mempererat persaudaraan antar organisasi Tionghoa di Pekanbaru.

Apalagi momen seperti open house bersama yang diadakan setahun sekali menjadi poin penting dalam perayaan Imlek tahun ini, yang bertujuan untuk menyambut silaturahmi antara warga tionghoa yang ada di Riau. “Tahun ini di gelar pada Ahad agar lebih banyak warga bisa hadir. Kami mengundang seluruh masyarakat Tionghoa untuk datang dan meramaikan kegiatan di Furaya,” tegasnya.

Persiapan di Bagansiapiapi

Serangkaian acara dipersiapkan untuk mewarnai pergantian tahun baru Imlek Kongzili/2026 M di Bagansiapiapi, Rokan Hilir (Rohil). Rangkaian acara itu merupakan tradisi yang kerap dijalankan oleh masyarakat dan komunitas, organisasi Tionghoa di daerah ini.

Ketua panitia Imlek, Jasman menyebutkan untuk penyambutan pergantian tahun baru Imlek dijadwalkan pemusatan konsentrasi bagi masyarakat Tionghoa di lingkungan Klenteng Ing Hok King yang bersebelahan dengan sekretariat Yayasan Multi Marga Indonesia (YMTI), Bagansiapiapi. “Pada 16 Februari malam digelar penyambutan tahun baru Imlek 2577 yang akan dihadiri Bupati Rohil,” kata Jasman.

Setelah itu terangnya pada 2 Maret panitia mengagendakan kegiatan malam kesenian yang dipusatkan di samping IP Plaza, di Bagansiapiapi. Seperti biasanya pula terang Jasman untuk malam hiburan akan diramaikan dengan penampilan artis dan pemberian door prize.

Seterusnya diagendakan kemeriahan berupa pawai lampion Cap Go Meh 2557, yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret malam. “Sejauh ini terdapat sekitar 20-an peserta lampion yang akan ambil bagian, dari perwakilan klenteng-klenteng di Bagansiapiapi, dari sekolah-sekolah swasta yang ikut berpartisipasi,” katanya.

Sementara dalam dua pekan belakangan ini masyarakat Tionghoa telah nampak meramaikan momen Imlek tahun ini dengan memasang lampion. Lampion berbagai ukuran dipasang di depan rumah, begitu juga ada lampion yang dipasang di tepi jalan terutama di Jalan Perniagaan, jalan Perdagangan, jalan Utama, dan sejumlah ruas jalan di Bagansiapiapi.

Keberadaan lampion tersebut menambah kesan semarak terutama pada malam hari dan membuat warga betah berlama-lama menyaksikan maupun berfoto di titik lokasi yang dinilai menarik bagi mereka seperti di depan klenteng ataupun di tepi jalan yang terdapat banyak lampion tersebut.(ayi/fad)

 

Editor : Arif Oktafian
#Kampung Tionghoa #Hotel Furaya Pekanbaru #Imlek 2026 #Imlek Kongzii