PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengda Riau, Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) Komda Riau, dan SLB Indonesia berkolaborasi menggelar Kick-Off Ceremony Petrel Hackathon 2026 di Universitas Islam Riau (UIR), Jumat (13/2/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara asosiasi profesi, industri, dan perguruan tinggi dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) migas di Provinsi Riau, sekaligus merupakan tindak lanjut dari Workshop dan Seminar Nasional bertema “Pengembangan Sumber Daya Manusia di Provinsi Riau terhadap Industri Migas” yang digelar pada 27 November 2025 lalu.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sektor migas, di antaranya Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK MIGAS) Sumbagut, IAGI Pengda Riau, IATMI Riau, SLB Indonesia, praktisi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), serta para akademisi.
Pada pembukaan kegiatan Kick-Off Ceremony Petrel Hackaton ini, Ketua Umum IATMI Komda Riau Ismail Ibnu Haris Alhaj mengatakan dukungan penuh pada program ini.
“Petrel Hackaton ini sangat relevan dengan misi yang dibawakan IATMI Pusat untuk meningkatkan akademik dan SDM yang dimiliki oleh Provinsi Riau,’’ ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum IAGI Pengda Riau Irdas Muswar menyampaikan pentingnya kolaborasi kampus, asosiasi profesi dan industri agar mahasiswa memiliki kompetensi subsurface yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kick-off Petrel Hackathon 2026 menjadi momentum resmi dimulainya program mentoring berbasis praktik yang memanfaatkan perangkat lunak profesional Petrel milik SLB Indonesia.
Program ini disusun sebagai wadah peningkatan skill set mahasiswa di bidang subsurface, melibatkan dukungan penuh dari IAGI Pengda Riau, IATMI Komda Riau, SKK Migas, Migas Center UIR, serta jejaring industri lainnya.
Koordinator Departemen Operasi SKK Migas Sumbagut Muhammad Rochaddy Lubis mengapresiasi inisiatif UIR yang dinilai selaras dengan kebutuhan pengembangan SDM hulu migas nasional.
Senada dengan itu, Digital Account Manager SLB Indonesia Indonesia Oki Ari Maulidani menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam penggunaan software profesional seperti Petrel dapat menjadi modal besar untuk memasuki dunia kerja.
Dekan Fakultas Teknik (FT) UIR Dr Ir Kurnia Hastuti ST MT berterima kasih kepada IAGI Pengda Riau, IATMI Komda Riau, serta SLB Indonesia Indonesia atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan Petrel Hackathon 2026.
Ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat diperluas dan melibatkan jurusanteknik lain di FT UIR, seperti Teknik Mesin dan Teknik Sipil, Teknik Informatika agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh mahasiswa lintas prodi.
Koordinator Migas Center Universitas Islam Riau Ir Hj Fitrianti ST MT selaku ketua pelaksana kegiatan ini menjelaskan bahwa hackathon ini dirancang bukan hanya sebagai kompetisi, namun sebagai program pembinaan berkelanjutan.
“Di sinilah mahasiswa akan belajar langsung dari mentor industri, memahami workflow subsurface, hingga mengerjakan studi kasus migas yang sesungguhnya. Ini adalah ruang berkembang yang sangat berharga bagi mahasiswa,” tuturnya.
Kick-off ini juga dihadiri oleh pimpinan universitas dan fakultas, yang menyatakan dukungan penuh agar program Hackathon dapat berjalan secara berkelanjutan.
Rektor UIR yang pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Rektor III UIR Assoc Prof Dr Ir H Deddy Purnomo Retno ST MT GPA Utama menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata perguruan tinggi dengan industri migas dalam menyiapkan SDM unggul dari Riau.
“Kami ingin mahasiswa kita menjadi talenta yang tidak hanya paham teori, tetapi memiliki kemampuan teknis yang teruji dan relevan,” paparnya. (nto/c)
Editor : M. Erizal