Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pelaku Pembacokan di UIN Riau Segera DO, Korban Dapat Kemudahan Akademis, Pengobatan Fisik hingga Psikis Dijamin Kampus

Hendrawan Kariman • Jumat, 27 Februari 2026 | 22:03 WIB

Gedung Rektorat UIN Suska Riau,
Gedung Rektorat UIN Suska Riau,

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Tersangka penganiayaan berat di ruang ujian proposal Fakultas Syariah UIN Suska Riau Raihan Mufazzar segera dipecat dari kampus atau drop out (DO).

Sementara korbannya, yang mengalami luka para bagian tangan kening dan kepala, Faradilla Ayu Pramesti, akan mendapatkan kemudahan dalam urusan akademisnya.

Hal ini disampaikan Dekan Fakultas Syariah UIN Suka Riau Maghfiroh Ibnu Abu Bakar, Jumat (27/2/2026). Maghfiroh menyampaikan rasa empatinya terhadap korban dalam peristiwa ini. Sangat disayangkan, apalagi itu terjadi hanya beberapa waktu sebelum dilaksanakan seminar proposal.

Dengan kejadian itu, korban jadi terhambat proses akademiknya di kampus. Maka, sebut Maghfiroh, pihaknyaakan memberikan regulasi khusus.

"Insya Allah. Untuk legalitas rencana baik ini, insya Allah Senin nanti kita akan komunikasikan dengan Wakil Rektor 1," sebut Maghfirah.

Sementara terhadap pelaku yang kini sudah berstatus tersangka, Dekan menyerahkan sepenuhnya ke penegak hukum. Sementara di kampus, ia pastikan dalam waktu dekat ia segera dipecat atau drop out (DO).

"Dalam kode etik, mahasiswa yang melakukan tindak pidana akan diberikan hukuman berat. Tim kode etik fakultas sedang menggesa tentang sanksi ini," ungkapnya.

Senada, Juru Bicara Tim Hukum, sekaligus Ketua Tim Publikasi Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UIN Suska Riau Rhonny Riansyah juga memastikan pelaku akan disanksi DO.

"Semua sudah sangat jelas ya, beredar dimana-mana. Namun sesuai prosedur dan aturan, formalnya sedang berproses, tim kode etik independen segera memproses kasus ini," ujar Rhonny.

Rhonny juga mengatakan, musibah luar biasa ini akan menjadi bahan evaluasi UIN Suska Riau. Hal yang sama juga disampaikan Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Leny Nofianty.

Leny menyebutkan perbaikan terus menerus terhadap manajemen pengamanan kampus dan sistem etik kemahasiswaan adalah sebuah keniscayaan.

"Oleh karena itu, kami tetap melakukan evaluasi dan perbaikan yang diperlukan untuk pencegahan maksimal terjadinya tindak kekerasan di kampus, baik itu kekerasan fisik maupun psikologis," ujarnya.

Rektor menambahkan, terhadap mahasiswi Faradilla yang menjadi korban, pihaknya akan menanggung segala biaya pengobatan hingga sembuh. Tidak hanya pengobatan fisik, tapi juga psikis.

"Kami segera membentuk tim, kita punya Fakultas Psikologi, Farra akan didampingi sampai dia benar-benar sembuh secara fisik maupun psikisnya," ujar Rektor.

Editor : Rinaldi
#uin suska riau #pembacokan mahasiswa uin #DO #kemudahan akademis