PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru kembali menemukan peningkatan jumlah titik panas di Provinsi Riau, Senin (2/3/2026).
Menurut Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Alfa Nataris, berdasarkan pantauan radar citra satelit pukul 23.00 WIB, total ada 184 titik panas (hotspot) wilayah Sumatera yang tersebar di Provinsi Aceh 20, Sumatera Utara 35, Sumatera Barat 17, Jambi 10, Kepulauan Riau 4, Bengkulu 11, Sumatera Selatan 21, Bangka Belitung 17,dan terbanyak ada di Provinsi Riau dengan 48 hotspot.
Sedangkan untuk titik panas di Provinsi Riau didominasi Kabupaten Rokan Hilir 19, Bengkalis 2, Kampar 3, Kuantan Singingi 2, Pelalawan 3, Rokan Hulu 5, Siak 6 Indragiri Hilir 6, Kota Dumai 1, dan Pekanbaru 1.
Sementara itu, cuaca di Provinsi Riau sejak pagi hari terpantau udara kabur cerah berawan dengan potensi hujan intensitas ringan di sebagian wilayah Bengkalis, Siak, Pelalawan, dan Kepulauan Meranti.
Siang hingga sore dan malam hari cuaca cerah berawan. Memasuki dini hari udara kabur berawan yang membuat terjadinya hujan dengan intensitas ringan yang bersifat lokal diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai.
Suhu udara di Provinsi Riau berkisar antara 23– 34 derrajat celcius, dengan kelembapan udara antara 55 – 99 persen, serta arah angin berhembus dari Barat Laut – Timur Laut dengan kecepatan 10 – 30 km/jam. Prakiraan tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.5 – 1.25 meter (rendah).
"BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem. Namun masyarakat tetap diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi serta adanya potensi karhutla dan segera laporkan kepada pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti lebih lanjut," tegasnya.
Editor : Rinaldi