PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dampak perang Iran yang memicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah mulai dirasakan jemaah umrah asal Indonesia, termasuk dari Provinsi Riau. Sejumlah penerbangan dari dan menuju Arab Saudi mengalami perubahan rute hingga penundaan demi alasan keamanan.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, memastikan jemaah asal Riau dalam kondisi aman meski ada yang tertahan akibat situasi tersebut.
“Insya Allah aman. Kita terus memantau melalui laporan dari travel,” ujar Defizon.
Ia membenarkan adanya jemaah Riau yang seharusnya tiba di Pekanbaru hari ini, namun masih tertahan di Jeddah. Informasi itu diterima dari pihak travel penyelenggara umrah yang berkoordinasi dengan maskapai terkait kepastian jadwal terbaru.
Saat ditanya mengenai jumlah jemaah umrah asal Riau yang tertunda akibat dampak perang Iran dan gangguan penerbangan tersebut, Defizon tidak merincinya.
Ia menyebut data masih dihimpun karena situasi penerbangan masih berubah-ubah. “Yang jelas kondisi jemaah aman,” tambahnya.
Eskalasi konflik yang dipicu perang Iran membuat sejumlah maskapai internasional menyesuaikan jalur penerbangan guna menghindari wilayah rawan.
Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian jadwal bagi jemaah yang hendak kembali ke tanah air maupun yang masih menunggu keberangkatan dari Indonesia. (ilo)
Editor : M. Erizal