Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Muncul Pesan Berantai Ajakan Isi Full Tanki BBM, Ini Kata Pertamina

Siti Azura • Jumat, 6 Maret 2026 | 11:06 WIB

Ilustrasi antrean kendaraan yang akan melakukan pengisian bahan bakar minyak jenis solar disalah satu SPBU Pekanbaru.
Ilustrasi antrean kendaraan yang akan melakukan pengisian bahan bakar minyak jenis solar disalah satu SPBU Pekanbaru.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan klarifikasi terkait beredarnya pesan berantai melalui aplikasi percakapan dan media sosial yang mengimbau masyarakat untuk segera mengisi penuh tanki kendaraan, bahkan menggunakan jeriken.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. "Saat ini penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM wilayah Aceh dan wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat," ungkapnya

Pertamina mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak jelas yang tidak sesuai dengan fakta.

Pihaknya memastikan pasokan energi berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (elpiji) di wilayah Sumatera Bagian Utara dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut, Pertamina telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan, antara lain melalui build up stock serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi. "Langkah ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur," ungkapnya.

Selain itu, Pertamina juga terus menjalankan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi, termasuk optimalisasi distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di seluruh wilayah operasional, termasuk Sumatera Bagian Utara.

Sebagai perusahaan energi terintegrasi (integrated energy company), Pertamina didukung oleh rantai bisnis yang saling terhubung dan saling menguatkan, mulai dari sektor hulu, pengolahan di kilang, hingga distribusi ke masyarakat. Pertamina memastikan pasokan energi dapat terus disalurkan secara optimal ke berbagai wilayah, termasuk Sumatera Bagian Utara.

Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri.

"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan elpiji bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik," ujar Fahrougi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut turut mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG, karena tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum.

Pertamina menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah, aparat, para pemangku kepentingan, serta seluruh masyarakat yang turut menjaga kelancaran distribusi energi. Dengan sinergi dan dukungan bersama, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus memberikan Layanan Sepenuh Hati demi memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.

Editor : Rinaldi
#pertamina #ketersediaan BBM #isi full tanki #pesan berantai