Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Arus Mudik Riau-Sumbar Meningkat

Tim Redaksi • Rabu, 18 Maret 2026 | 11:21 WIB

Kendaraan antre saat masuk pintu tol Bangkinang, Ahad (15/3/2026). Lalu lintas mudik Riau-Sumatera Barat melewati tol ini meningkat, Selasa (17/3/2026).
Kendaraan antre saat masuk pintu tol Bangkinang, Ahad (15/3/2026). Lalu lintas mudik Riau-Sumatera Barat melewati tol ini meningkat, Selasa (17/3/2026).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Arus mudik dari Provinsi Riau menuju Sumatera Barat (Sumbar) yang melintasi wilayah Kabupaten Kampar mulai mengalami peningkatan signifikan.  Kondisi ini terpantau sejak awal pekan dan diperkirakan akan te­rus meningkat hingga mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Dinas Perhubu­ngan Kabupaten Kampar Ai­dil melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Edi Yusri menyampaikan, lonjakan volume kendaraan sudah mulai terlihat sejak Senin (16/3). Peningkatan tersebut didominasi oleh kendaraan pribadi, bus antarkota, serta kendaraan roda dua yang digunakan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman.

“Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu (18/3), seiring dengan dimulainya masa libur bagi aparatur sipil negara (ASN). Hari ini (kemarin, red) saja sudah terlihat adanya peningkatan arus kendaraan dibanding hari-hari sebelumnya,” ujar Edi Yusri, Selasa (17/3).

Menurutnya, sebagian besar pemudik memilih melintasi jalur tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar karena dinilai lebih cepat dan nyaman dibandingkan jalan lintas alternatif. Keberadaan jalan tol tersebut juga dinilai sangat membantu dalam mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya di titik-titik rawan kemacetan yang sebelumnya sering terjadi di jalur lintas lama.

“Terjadi peningkatan volume kendaraan di jalan tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar dibandingkan jalur arteri. Ini menunjukkan masyarakat mulai beralih menggunakan tol karena efisiensi waktu tempuh,” tambahnya.

Meski demikian, pihak Dinas Perhubungan Kampar tetap melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik strategis, baik di jalur tol maupun jalan lintas nasional. Petugas juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi kemacetan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik berlangsung.

Selain itu, Edi Yusri juga mengimbau para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat. Ia juga mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan diri jika merasa lelah dan memanfaatkan rest area yang tersedia, khususnya di sepanjang jalur tol.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan agar sampai ke tujuan dengan selamat,” tuturnya.

Dengan meningkatnya arus mudik ini, diharapkan koordinasi antarinstansi terkait dapat terus ditingkatkan guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.

Jalan Timur Ramai Lancar, Lintas Tengah Landai
Jalan Lintas Timur dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dalam kondisi ramai lancar, Selasa (17/3). Namun belum terjadi macet di sejumlah titik yang sebelumnya sudah diprediksi. Sementara arus lalu lintas di Jalan Lintas Tengah dalam wilayah Kabupaten Inhu dalam kondisi landai.

Bagi pemudik yang melintas di Jalan Lintas Tengah yakni ruas Air Molek-Peranap, diimbau agar ekstrahati-hati karena ruas jalan ini mengalami rusak di sejumlah titik di Jalan Lintas Tengah. Demikian disampaikan Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra SH MH MSI melalui Kasatlantas AKP Fikri Kurniawan STr.K SIK MM CHRM.

“Arus mudik di Jalan Lintas Timur dalam kondisi ramai lancar,” ujar Kasat Lantas, AKP Fikri Kurniawan. “Dalam wilayah Kabupaten Inhu juga ada rawan macet yakni di Jalan Lintas Timur Simpang 4 Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida. Penyebabnya persimpangan empat dan adanya pasar tumpah. Namun saat ini masih lancar,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau bagi pemudik yang melintas di Jalan Lintas Tengah pada ruas Air Molek-Peranap karena jalan masih dalam kondisi rusak dan berpotensi terjadi kecelakaan. Selain itu, Jalan Lintas Rengat-Tembilahan juga mengalami rusak di sejumlah titik.

Terminal BRPS Meningkat 33 Persen
Aktivitas penumpang di Terminal BRPS Pekanbaru mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang arus mudik. Lonjakan jumlah penumpang sudah terlihat sejak awal pekan ini, khususnya untuk tujuan Pulau Jawa dan sejumlah daerah di Sumatera.

Kepala Terminal BRPS Pekanbaru, Bambang Armanto, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah penumpang saat ini baru mencapai sekitar 33 persen dibandingkan hari biasa. “Untuk tujuan Pulau Jawa dan Sumatera, peningkatan penumpang sudah mencapai sekitar 33 persen,”ujarnya, pada Selasa (17/3).

Arus Mudik Laut Selatpanjang Meledak
Aktivitas angkutan laut di KSOP Kelas IV Selatpanjang mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Kepala Kantor KSOP Kelas IV Selatpanjang Derita Adi Prasetyo mengatakan, total pergerakan penumpang harian tercatat mencapai 3.124 orang. Lonjakan ini menurutnya sudah diprediksi seiring mendekatnya hari raya.

“Tren kenaikan penumpang sudah terlihat sejak H-7 dan terus meningkat hingga H-4. Ini merupakan pola tahunan, di mana masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan,” ujarnya.

Seiring naiknya jumlah penumpang, intensitas kunjungan kapal juga meningkat. Pada H-4, tercatat sebanyak 53 kunjungan kapal dengan kapasitas angkut mencapai lebih dari 8.000 penumpang. Kondisi ini menunjukkan kesiapan operator angkutan laut dalam mengantisipasi lonjakan mudik, meskipun tantangan kepadatan di pelabuhan tetap perlu diwaspadai.

14.004 Kendaraan Tinggalkan Kuansing
Arus mudik kendaraan yang melintasi ruas jalan di wilayah Kabupaten Kuansing hingga Selasa (17/3) terlihat masih landai dan lancar. Dari pantauan Riau Pos di ruas jalan nasional, Jalan Proklamasi Kelurahan Sungai Jering Kecamatan Kuantan Tengah, terlihat mulai ramai.

Roda dua, roda empat terlihat lebih banyak keluar dan masuk Kuansing. Di bandingkan kendaraan roda enam. Namun aktivitas kendaraan yang mudik itu terlihat lancar. Lampu merah yang ada di simpang empat rumah dinas jabatan bupati di Kelurahan Sungai Jering, juga terlihat aktif ke empat sisi. 

Menurut Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH melalui Kasatlantas AKP Siswoyo yang dikonfirmasi mengatakan, terjadi peningkatan arus mudik kendaraan dibandingkan kemarin. “Memang ada peningkatan dibandingkan kemaren. Tetapi masih landai lancar,”kata Siswoyo. 

Ro-Ro Air Putih Sepi, Sungai Selari-Pakning Padat
Arus mudik di Dermaga Roro Air putih Bengkalis sepi pemudik. Sebaliknya di Dermaga Ro-Ro Sungai Selari-Pakning malah terjadi penumpukan kendaraan bermotor yang akan menyeberang ke Pulau Bengkalis, Selasa (17/3).

Kondisi penumpukan kendaraan bermotor jenis roda dua dan empat yang akan menyeberang ke pulau Bengkalis diakibatkan oleh penggunaan dermaga yang hanya 1 di fungsikan untuk melayani bongkar muat penumpang dan kendaraan.

Bahkan sampai, Selasa (17/3) sore, dari lima kapal yang dioperasikan, terdapat satu kapal yang keluar lintasan karena mengalami kerusakan. Dari empat kapal yang ada, hanya tiga yang beroperasi dan satu kapal dalam kondisi stand by.

“Kalau dari dermaga Ro-Ro Air Putih sepi kendaraan yang akan menyeberang. Tapi, walaupun sepi kapal malah lambat sampai di dermaga Sungai Selari-Pakning. Karena hanya 1 dermaga yang digunakan untuk melayani bongkar muat,” ujar Yudi, salah seorang penumpang dari Bengkalis ingin mudik ke Kota Duri, Bengkalis.

Menanggapi itu, Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Bengkalis Edi Kurniawan yang dikonfirmasi mengatakan, memang ada kendala di dermaga 1 Sungai Selari-Pakning. Karena ada pembatasan tonase dan ketinggian kendaraan dan dipasang portal untuk menghindari kerusakan yang lebih parah di dermaga 1 tersebut.(kom/kas/dof/wir/dac/ksm/das)

Editor : Arif Oktafian
#idul fitri #sumbar #riau #arus mudik