Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemprov Riau Targetkan Penghematan Energi hingga 20 Persen, Ini Langkah Yang Dilakukan

Soleh Saputra • Jumat, 27 Maret 2026 | 18:00 WIB

Syahrial Abdi
Syahrial Abdi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Untuk mengoptimalkan Pergub Nomor 53 Tahun 2016 tentang lingkungan pemerintahan melakukan upaya penghematan energi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengajak seluruh perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan upaya penghematan energi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengatakan, salah satu pola yang dilakukan dalam upaya penghematan energi yakni dengan membatasi penggunaan pendingin ruangan (AC) yang hanya beberapa jam menyala, setiap hari kerja.

"Pagi hari ketika CS menyapu ruangan, AC dihidupkan full untuk menyejukan ruangan, dan lansung dimatikan, jadi ketika pegawai datang, ruang sudah dingin, sampai jam 10 pagi tak ada lagi AC yang hidup. Kemudian jam 10.00 baru dinyalakan, sampai dengan siang dan kemudian dimatikan pada istirahat siang dan baru dihidupkan kembali pukul 14.00 hingga pukul 15.00, dan besoknya lagi baru nyala,” ujar Syahrial.

Lebih lanjut dikatakannya, kebijakan penghematan energi kini juga dikaitkan dengan pola kerja fleksibel atau Work From Anywhere (WFA) sehingga penggunaan listrik di kantor dapat ditekan tanpa mengganggu pelayanan publik.

“Artinya jumlah atau durasi nyalanya AC dan penggunaan listrik itu bisa diminimalisir. Nah harapan kita tentunya nanti ini bisa jadi salah satu bentuk efisiensi juga bagi dinas-dinas lain di Pemprov Riau,” kata Syahrial Abdi.

Meski dilakukan penghematan energi, Syahrial memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Ia menilai antusiasme masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah masih tinggi.

“Selanjutnya nanti kita coba juga beberapa pelayanan seperti di Samsat dan PTSP,” sebutnya.

Syahrial Abdi berharap, pola seperti ini mungkin tidak bisa diterapkan secara merata di OPD lain.

Namun, setiap dinas diharapkan menemukan polanya masing-masing untuk upaya penghematan energi, sebagai langkah efisiensi anggaran sekaligus mendukung pengelolaan energi yang lebih berkelanjutan di lingkungan pemerintahan.

“Pemprov Riau menargetkan penghematan energi ke depannya ini bisa sampai 20 persen,” ujarnya. (sol)

Editor : M. Erizal
#pemprov riau #pemakaian ac #penghematan energi