Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Percepat Proyek Transmisi 150 kV Pangkalan Kerinci–Rengat, PLN dan BPN Kampar Koordinasi Pengurusan Pertek Lewat FGD

Redaksi • Minggu, 29 Maret 2026 | 14:48 WIB

PT PLN (persero) UIP Sumbagteng berdiskusi dengan BPN Kampar, baru-baru ini.
PT PLN (persero) UIP Sumbagteng berdiskusi dengan BPN Kampar, baru-baru ini.

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumbagteng menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kampar guna membahas pengurusan Pertimbangan Teknis (Pertek) dalam pembangunan jaringan transmisi listrik 150 kV jalur Pangkalan Kerinci–Rengat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan proses perizinan dan penyiapan aspek pertanahan dalam mendukung kelancaran proyek strategis ketenagalistrikan di wilayah Riau dan sekitarnya.

FGD tersebut dihadiri oleh Asisten Manager Perizinan PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng, David Mangara Pasaribu, serta Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan BPN Kampar, Jepri Trisno Tambunan, beserta jajaran terkait.

Dalam forum tersebut, kedua pihak membahas secara komprehensif berbagai aspek teknis dan administratif terkait penerbitan Pertek, yang menjadi salah satu dokumen penting dalam proses pemanfaatan ruang dan pengadaan lahan untuk pembangunan infrastruktur transmisi listrik.

Asisten Manager Perizinan PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng, David Mangara Pasaribu, menyampaikan bahwa sinergi dengan BPN menjadi faktor kunci dalam memastikan proses perizinan berjalan efektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Melalui FGD ini, kami berharap tercipta kesamaan persepsi serta pemahaman yang komprehensif antara PLN dan BPN terkait tahapan pengurusan Pertimbangan Teknis. Hal ini penting untuk mendukung percepatan pembangunan transmisi 150 kV Pangkalan Kerinci–Rengat,” ujarnya.

Ia menambahkan, PLN berkomitmen menjalankan setiap tahapan proyek secara tertib administrasi dan mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, khususnya dalam aspek pertanahan dan tata ruang.
Sementara itu, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan BPN Kampar, Jepri Trisno Tambunan, menyambut baik inisiatif PLN dalam membangun komunikasi melalui forum diskusi bersama. Menurutnya, koordinasi yang intensif menjadi kunci dalam meminimalisasi kendala di lapangan, terutama yang berkaitan dengan perizinan dan legalitas lahan.

“FGD ini menjadi wadah penting untuk menyamakan langkah dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami mendukung upaya percepatan proyek strategis dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepastian hukum,” katanya.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap proses pengurusan Pertimbangan Teknis dapat berjalan lebih lancar dan terkoordinasi dengan baik. Dengan demikian, pembangunan jaringan transmisi 150 kV jalur Pangkalan Kerinci–Rengat dapat segera terealisasi guna memperkuat sistem kelistrikan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Riau dan sekitarnya.(adv)

Editor : Bayu Saputra
#PLN (Persero) #pln #bpn