Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harimau Muncul di PHR Bengkalis, Tim BBKSDA Riau dengar Suara Auman

Hendrawan Kariman • Selasa, 7 April 2026 | 16:29 WIB
Ilustrasi harimau
Ilustrasi harimau 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau merespons laporan kemunculan harimau sumatra di area PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Duri Field, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Kepala Balai Besar KSDA Riau melalui Kepala Bidang Teknis Ujang Holisudin mengatakan, begitu menerima laporan pada Ahad (5/4/2026), pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi.

Lalu pada Senin (6/4/2026), tim yang terdiri dari personel BBKSDA Riau dan pihak keamanan PT PHR secara bersama-sama melakukan mitigasi dan identifikasi lapangan. 

''Dalam proses pengecekan di lapangan, tim mendengar suara auman harimau di sekitar lokasi awal perjumpaan,'' sebut Ujang.

Baca Juga: Kawasan Lindung Dominan, Program Perluasan Kebun Kelapa Meranti Diprioritaskan Bertahap

Sebagai langkah antisipasi keselamatan dan menghindari kontak fisik, kata Ujang, tim memutuskan untuk bergeser sejauh lebih kurang 500 meter dari titik suara guna melakukan pemantauan lebih lanjut. 

''Tim memasang kamera pemantau di titik strategis untuk memantau aktivitas dan memastikan keberadaan HS secara visual. Tim juga telah melakukan pengambilan dokumentasi pemantauan udara menggunakan drone serta titik koordinat sebagai dasar untuk tindakan mitigasi lebih lanjut,'' ujarnya.

Ujang menambahkan, berdasarkan identifikasi dari sumber video yang beredar, satwa tersebut seekor harimau sumatera dengan estimasi usia dewasa.

 Baca Juga: Apindo Dorong Kebijakan Ekonomi Lebih Seimbang

Selain akan terus berkoordinasi dengan PT PHR dan memasang kamera pemantau, BBKSDA Riau turut menurunkan tim medis sebagai langkah antisipasi emergency untuk standby bersama tim dilapangan.

''Tim di lapangan akan terus berkoordinasi dengan PT PHR dan melakukan penilaian resiko konflik sebagai upaya penetapan tindakan dan mitigasi lebih lanjut,'' tutup Ujang.(end)

 

Editor : Edwar Yaman
#PHR Bengkalis #harimau #bbksda riau #ujang holisudin