PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kapolda Riau Herry Heryawan melakukan pertemuan dengan Ketua Polis Melaka Dzulkahairi Mukhtar di Markas Polis Kontinjen Melaka, Rabu (8/4/2026).
Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas negara dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di kawasan strategis Selat Malaka.
Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa hubungan antara Provinsi Riau dan Melaka tidak hanya dilandasi oleh kedekatan geografis, tetapi juga memiliki ikatan sejarah dan budaya Melayu yang kuat.
Baca Juga: PHR Dorong Pengembangan Migas Nonkonvensional untuk Keberlanjutan Produksi
Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan.
“Nilai persaudaraan, silaturahmi, dan gotong royong menjadi dasar yang memperkuat hubungan kita. Seperti pepatah Melayu, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, semangat itu harus terus kita pegang dalam menghadapi berbagai tantangan bersama,” ujar Herry.
Ia menambahkan, dinamika kawasan Asia Pasifik yang semakin berkembang menjadikan Selat Malaka sebagai jalur strategis mobilitas dan perdagangan internasional.
Kondisi ini, menurutnya, turut meningkatkan potensi kerawanan keamanan, sehingga diperlukan kerja sama yang lebih erat antara aparat penegak hukum di kedua wilayah.
“Kerja sama antara Polda Riau dan Polis Melaka menjadi semakin penting. Dengan semangat kebersamaan dan saling percaya, kami optimistis kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua wilayah,” jelasnya.
Pertemuan tersebut juga membahas upaya peningkatan koordinasi dalam penanganan berbagai potensi kejahatan lintas negara, seperti penyelundupan, perdagangan ilegal, serta tindak pidana narkotika. Selain itu, kedua pihak sepakat untuk memperkuat pertukaran informasi dan meningkatkan kolaborasi operasional di lapangan.
Baca Juga: Advokat Siap Buktikan Tak Bersalah, Abdul Wahid Bantah Narasi Jawaban Nota Perlawanan Jaksa
Kapolda Riau menegaskan bahwa sinergi ini diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan yang kondusif di kawasan Selat Malaka, yang selama ini dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.
“Koordinasi yang intensif dan pertukaran informasi yang cepat menjadi kunci dalam mencegah serta menindak berbagai bentuk kejahatan lintas negara,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Polis Melaka Dzulkahairi Mukhtar menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan kerja sama dengan Polda Riau. Ia menilai kolaborasi ini penting dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Baca Juga: RS Awal Bros Group dan BRI Life Hadirkan Standar Baru Layanan Kesehatan Premium
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya diplomasi kepolisian dalam membangun kerja sama regional yang lebih solid, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Kedua pihak sepakat bahwa keamanan kawasan tidak dapat dijaga secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang erat antarnegara.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Riau turut didampingi sejumlah pejabat utama di jajarannya, antara lain Direktur Reserse Kriminal Khusus Ade Kuncoro Ridwan, Direktur Reserse Kriminal Umum Hasyim Risahondua, serta Direktur Reserse Narkoba Putu Yudha Prawira.
Kehadiran para pejabat utama tersebut menunjukkan keseriusan Polda Riau dalam memperkuat koordinasi lintas negara, khususnya dalam penanganan kejahatan yang memiliki dimensi internasional.
Baca Juga: Korupsi Rp33,2 miliar, Dua Mantan Bos SPR Dituntut 7 dan 6 Tahun Penjara
Melalui pertemuan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Polda Riau dan Polis Melaka semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan serta ketertiban di kawasan Selat Malaka.
Editor : M. Erizal