PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Jelang akhir pekan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai petir dan angin kencang terjadi di wilayah Riau, Jumat (17/4/2026).
Menurut Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, berdasarkan pantauan radar citra satelit masih terdapat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Provinsi Riau sejak pagi hingga dini hari.
Dimana sejak pagi hari, kondisi cuaca di Provinsi Riau didominasi udara kabur hingga berawan. Potensi, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, dan Bengkalis.
Baca Juga: Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Pada siang hari, cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan, namun hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kampar.
Memasuki sore hingga malam hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di hampir sebagian besar wilayah Riau.
Kondisi serupa juga berlanjut pada dini hari, dimana potensi hujan diperkirakan terjadi di wilayah Rokan Hilir, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Siak, Bengkalis, serta Kota Dumai dan Pekanbaru.
Baca Juga: Pascaricuh Panipahan Rohil, Kapolda Riau Minta Maaf dan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik
Untuk suhu udara di wilayah Riau berkisar antara 22 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 54 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 km per jam. Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah.
"Masyarakat diminta untuk waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam dan dini hari yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Siak, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu," tegasnya.
Editor : Rinaldi