Dunia pers Provinsi Riau berduka. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat Zulmansyah Sekedang berpulang, Sabtu (18/4) dini hari di Jakarta. Mantan Ketua PWI Riau dua periode ini di hari yang sama langsung diterbangkan ke Pekanbaru. Handai taulan, para tokoh masyarakat Riau, pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, rekan sejawat, serta masyarakat pun ramai tiba untuk melepas ke peristirahatan terakhir dan dimakamkan di TPU Jalan Kartama Pekanbaru.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Beberapa pejabat yang tampak hadir bertakziah mulai dari Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, Ketua PWI Pusat Ahmad Munir, anggota DPD RI Abdul Hamid, Bupati Siak Afni Zulkifli, Gubernur Riau pada masanya Andi Rachman, anggota DPRD Riau Edi Basri, hingga Bupati Kampar pada masanya Jefri Noer.
Begitu tiba di kediamannya di Perum Sakinah 2 blok B no 7 Jalan Purwodadi, Kecamatan Tuah Madani, jenazah kemudian disemayamkan sejenak di rumah duka. Selanjutnya jenazah disalatkan di masjid yang tepat berada di samping kediamannya. Ratusan petakziah ikut menyalatkan jenazah sehingga membuat masjid tidak bisa menampung jemaah. Sebagian harus ikut salat jenazah di luar masjid.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto juga mengaku tak menyangka akan mendengar berita duka tersebut. Dirinya turut menyampaikan bela sungkawa dan duka yang mendalam.
Baca Juga: Tokoh Masyarakat dan Pejabat Ikut Lepas Jenazah Zulmansyah Sekedang, Masjid Tak Muat Tampung Jemaah
“Telah berpulang sosok yang berperan penting dalam mencerdaskan masyarakat dengan informasi dan pemberitaan di Riau. Secara pribadi dan mewakili Pemerintah Provinsi Riau, saya turut merasakan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Zulmansyah Sekedang,” kata SF Hariyanto.
Dirinya mengajak masyarakat Riau untuk turut mendoakan almarhum agar diterima segala amal ibadah dan diampuni dosa semasa hidupnya.
“Mari kita sama-sama mendoakan, semoga Allah mengampuni dosa dan menerima segala amal ibadah almarhum. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran,” katanya.
Dikatakan SF Hariyanto, Zulmansyah merupakan sosok dengan kepribadian baik dan memiliki relasi yang luas. “Beliau memiliki pengaruh selama berkiprah di dunia pers. Tentu kita sangat kehilangan,” ungkapnya.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengatakan bahwa almarhum Zulmansyah Sekedang merupakan tokoh pers, tidak hanya tokoh pers Riau namun juga tokoh pers nasional.
“Sekjen PWI ini adalah tokoh pers Riau dan tokoh pers Nasional juga. Sehingga dengan wafatnya beliau tentunya pers Indonesia sangat berduka. Kami semua merasa kehilangan,” ujar Akhmad Munir.
Selama mengenal almarhum Zulmansyah, dirinya juga bersaksi bahwa almarhum adalah orang yang baik. Dirinya berdoa agar segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT.
“Saya bersaksi beliau orang yang baik dan Insya Allah beliau diterima segala amal ibadahnya dan diampunkan segala dosanya,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar. Ia mengaku sangat kenal dengan almarhum. Dirinya juga mendoakan agar almarhum diberikan kelapangan dalam kuburnya serta diterima seluruh ibadahnya di sisi Allah SWT.
“Saya kenal baik dengan beliau, pernah bekerja di satu perusahaan yang sama. Dia orang baik, amanah, memegang amanah, dan dia menjadi teladan bagi wartawan di Riau,” ujar Raja.
Zulmansyah semasa hidupnya pernah menjabat direksi di beberapa perusahaan dalam bendera Riau Pos Group (RPG). Seperti Riau Pos, Riau TV, Rakyat Aceh dan lainnya.
Sekdaprov Riau Syahrial Abdi juga menyampaikan bahwa Zulmansyah merupakan tokoh pers yang telah menjaga nama dan marwah Riau hingga ke tingkat nasional. Semasa hidupnya, almarhum juga dikenal sebagai sosok jurnalis yang ramah, tetapi tetap memegang teguh kaidah jurnalistik.
“Almarhum adalah tokoh pers yang sudah ikut menjaga marwah Riau hingga ke tingkat nasional. Kita doakan agar apa yang sudah beliau lakukan selama ini menjadi amal jariyah,” ujarnya.
Perwakilan keluarga almarhum Soni Sasta dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para petakziah yang hadir. Ia juga memohon maaf jika selama hidup almarhum memiliki kesalahan.
“Kami selaku perwakilan keluarga mohon maaf kepada semua pelayat yang hadir. Terima kasih atas doa yang sudah disampaikan. Kami tidak bisa membahas kebaikan mulai dari mengantar jenazah hingga pemakaman. Jika selama hidup ada perbuatan yang tidak berkenan kami memohon maaf sebesar-besarnya. Jika ada utang piutang silakan hubungi pihak keluarga,” ujarnya.
Zulmansyah Sekedang meninggal dunia di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Jakarta pada Sabtu dini hari pukul 00.05 WIB. Almarhum meninggalkan seorang Istri yakni Hj Hastuti Salta yang merupakan ASN Pemerintah Provinsi Riau. Kemudian meninggalkan seorang anak yakni Abiyyu Putra Hassyah, mahasiswa Pascasarjana International Islamic University Malaysia, Kuala Lumpur.
Bupati Siak Afni: Zulmansyah Salah Satu Mentor di Dunia Pers
Bupati Siak Afni Z, turut bertakziah ke kediaman Sekjen PWI Pusat Bang Zulmansyah Sekedang, lalu mengantarkan ke peristirahatan terakhir. Afni menyebut, Zulmansyah yang akrab disapa Bang Zum, merupakan salah satu mentor Bupati Afni di dunia pers.
“Husnul khatimah, Al Fatihah. Terima kasih untuk semua ilmu, pengalaman, dan nasihat-nasihatnya,” kata Bupati Afni.
Kepergian Bang Zum, sebut Bupati Afni, merupakan kehilangan besar bagi dirinya yang mengenal dan ditinggal. Semua datang dari Allah, kembali pada Allah. Selamat jalan Sekjen PWI Pusat.
“Dulu senior kami di Riau Pos Grup, Bang Zulmansyah Sekedang. Insya Allah surga tempatmu Bang. Amin Ya Rabbal Alamin,” ucap Bupati Afni.
Bupati Afni sengaja hadir ke kediaman sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Bang Zum sebagai mentor yang baik dalam dunia jurnalistik dan mendedikasikan hidupnya untuk dunia jurnalistik.(mng/muh)
Editor : Bayu Saputra