Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Surat Kades Tak Berlaku Lagi, Pemerintah Sosialisasikan Aplikasi XStar 

Soleh Saputra • Kamis, 23 April 2026 | 00:58 WIB
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Riau, Ismon. (Istimewa)
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Riau, Ismon. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menyikapi adanya keluhan masyarakat terkait harga BBM jenis Pertalite yang mencapai Rp18 ribu per liter. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Riau Ismon mengatakan, dari hasil koordinasi yang pihaknya lakukan dengan pihak Pertamina, saat ini memang tidak lagi diperbolehkan SPBU melayani masyarakat yang ingin membeli BBM bersubsidi bagi petani, nelayan, usaha mikro dan layanan umum lainnya dengan surat pengantar dari kepala desa (kades). Karena saat ini pembelian tersebut harus menggunakan aplikasi XStar. 

“Memang saat ini surat rekom dari kades tidak berlaku lagi untuk pembelian BBM bersubsidi bagi petani, nelayan, usaha mikro dan lainnya. Melainkan harus menggunakan aplikasi XStar,” katanya.

Baca Juga: Gagal Laku Putaran Pertama, Aset Pemkab Meranti Kembali Dilelang Awal Pekan Depan

Untuk itu, saat ini pihaknya bersama dinas terkait terus mensosialisasikan aplikasi XStar. Aplikasi ini dibuat memang dengan tujuan agar penggunaan BBM bersubsidi lebih tepat sasaran. 

“Yang melakukan sosialisasi dinas terkait, seperti kalau kepada nelayan dinas perikanan. Pihak Pertamina menargetkan akhir tahun ini penggunaan aplikasi tersebut sudah menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, terkait stok BBM bersubsidi, dari hasil koordinasi pihaknya, Pertamina memastikan bahwa stok BBM di Riau masih dalam kondisi aman. Termasuk juga stok gas elpiji. 

Baca Juga: 15 Wasit Futsal Siap Bertugas di Kejurda Piala Gubernur Riau

“Kalau stok BBM dan elpiji di Riau dilaporkan aman. Yang perlu diantisipasi adalah beralihnya masyarakat yang biasa menggunakan non subsidi ke subsidi,” ujarnya.

Dalam hal pengawasan tersebut, pihaknya juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Hal ini dilakukan agar tidak ada masyarakat yang sebenarnya tidak berhak mendapatkan subsidi, namun menggunakan subsidi.

“Koordinasi dengan aparat penegak hukum juga kami lakukan. Karena pengawasan juga diperlukan,” sebutnya. (sol)

Editor : M. Erizal
#surat kades #xstar #BBM Subsidi