PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Langkah-langkah kaki yang tertata rapi mulai memenuhi Aula Arafah 1 Asrama Haji Batam, Kamis (23/4/2026). Ratusan calon jemaah haji (CJH) Kloter pertama asal Provinsi Riau tiba sekitar pukul 11.21 WIB, membawa tas, doa, dan harapan yang telah lama dipupuk. Sebelum menuju kamar masing-masing, mereka sejenak beristirahat di aula, mengatur napas setelah perjalanan, sekaligus menunggu proses berikutnya.
Wajah-wajah penuh semangat terlihat jelas. Sebagian jemaah saling berbagi cerita, sebagian lainnya khusyuk berdoa. Di tengah suasana itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, H Defizon SKom MSi hadir menyambut langsung kedatangan mereka. Ia menyapa jemaah, menanyakan kabar, dan memastikan kondisi mereka tetap prima menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Para jemaah terlihat sangat bersemangat dan siap berangkat ke tanah suci.
Baca Juga: 22 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan, Diolah Jadi Kompos Bernilai Ekonomis
“Semoga lancar sampai di Tanah Suci dan bisa mengikuti semua rangkaian ibadah haji,” ucap Ari, salah satu jemaah, dengan nada penuh harap.
Sesuai jadwal, jemaah asal Kota Pekanbaru ini akan diberangkatkan ke Madinah pada Jumat (24/4/2026).
Tahun ini, pemberangkatan jemaah haji Riau terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung mulai 23 April hingga 4 Mei 2026, dengan Kloter 03 sebagai rombongan pembuka. Kloter ini dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 4 Juni 2026. Sementara itu, kloter berikutnya akan diberangkatkan secara bertahap melalui Bandara Hang Nadim Batam.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Riau mencapai 4.661 orang, ditambah 10 petugas haji dan 11 tenaga kesehatan, sehingga total mencapai 4.704 orang. Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan jumlah jemaah terbanyak.
Sebelumnya, Defizon juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh jemaah. Ia mengimbau agar mereka menjaga kesehatan, serta mempersiapkan kondisi fisik dan mental.
“Kesiapan fisik dan mental menjadi kunci utama dalam menjalani rangkaian ibadah haji yang panjang,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan jemaah untuk memperdalam pemahaman manasik haji melalui buku panduan yang telah dibagikan, agar setiap tahapan ibadah dapat dijalankan dengan benar. Tak kalah penting, ia mengajak jemaah memanfaatkan setiap momen selama di Tanah Suci untuk beribadah.(ilo)
Editor : Edwar Yaman