PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau saat ini sedang melakukan seleksi calon Komisaris dan Direktur pada tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Di antaranya PT Riau Petroleum, PT Sarana Pembangunan Riau dan PT Permodalan Ekonomi Rakyat.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan, proses seleksi berjalan secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi politik maupun praktik titipan. Ia meminta Panitia Seleksi bekerja independen dan mengutamakan aspek integritas, kompetensi, serta rekam jejak calon.
”Saya tidak mau dengar ada istilah orang dekat atau titipan.
Baca Juga: Dilantik, Kajati Riau Diminta Berikan Kinerja Terbaik
BUMD ini milik rakyat Riau. Kalau salah kelola, yang rugi masyarakat juga. Jadi harus diisi orang-orang profesional yang paham bisnis dan punya komitmen memajukan daerah,” kata Plt Gubri.
SF Hariyanto menyebutkan beberapa BUMD Riau masih belum menunjukkan kinerja optimal dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan. Karena itu, perbaikan tata kelola harus dimulai dari proses rekrutmen pimpinan yang ketat.
”Uji Kelayakan dan Kepatutan dilakukan terbuka. Libatkan akademisi dan lembaga independen supaya hasilnya bisa dipertanggungjawabkan ke publik,” ujarnya.
Baca Juga: Kode Volcom saat Serahkan Uang Rp1 M
SF Hariyanto mengingatkan calon komisaris dan direksi terpilih nantinya tidak menjadikan BUMD sebagai alat politik.
”Kita tidak lagi bisa bekerja santai, harus bekerja keras semua, karena melihat kondisi keuangan kita, tak mungkin rasanya kalau kita tidak bekerja keras. Banyak tugas kita yang harus diselesaikan. Fokus saja kerja, cari untung yang wajar, setorkan dividen ke daerah, dan layani masyarakat. Itu tugas utama,” tegasnya.
Untuk diketahui, Panitia Seleksi masing-masing BUMD telah mengumumkan kandidat yang lolos seleksi administrasi yang akan melakukan UKK. Di antaranya Calon Direktur Operasional PT Riau Petroleum, yakni Adi Wandra, Akhmad Fauzi Lindung Lubis, Andiga Dompak Baharaja Tarihoran, Fajar Muhardi, Heri Susanto, Indra Permana, Muhammad Fajri dan Efriansyah Putram.
Kemudian, Calon Direktur Keuangan PT Riau Petroleum yakni Fahmy, Ganesya Varandra, Novyandre, Roland Azerwin, dan Ashri Hadi.
Pada calon Komisaris PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) yakni Kepala Biro Adpim Setda Riau Mardoni Akrom, Kepala Biro PBJ Setda Riau Zulfahmi, dan Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda Riau Sri Irianto.
Baca Juga: Jemaah Calon Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Kanwil Kemenhaj Riau Sampaikan Duka Mendalam
Calon Direktur PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) yang lulus seleksi yakni Alpasirin, Fahmy, Herman Budoyo, Hezwandra, Muhammad Haris, Rahmad Aidil Fitra dan Taufik Arrakhman.
Terakhir, pada PT Permodalan Ekonomi Rakyat yang dinyatakan lulus administrasi, yakni Ade Frestian, Darwis Saputra Lubis, Herni Buchari, Susi Surya Agus, dan Syamsul Rakhmat, serta Yordan.(sol)
Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian