Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ketua DPRD Riau Dorong Pemda Carikan Solusi Pekerja Arang Bakau di Wilayah Pesisir

Afiat Ananda • Kamis, 30 April 2026 | 18:51 WIB
Ketua DPRD Riau Kaderismanto saat memimpin rapat, baru-baru ini. (ISTIMEWA)
Ketua DPRD Riau Kaderismanto saat memimpin rapat, baru-baru ini. (ISTIMEWA)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto, mendorong pemerintah daerah di wilayah pesisir untuk segera menyiapkan solusi konkret bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas produksi arang bakau.

Hal ini disampaikan Kaderismanto sebagai respons atas langkah tegas Kapolda Riau, Herry Heryawan, dalam menindak praktik perusakan lingkungan, khususnya penebangan hutan mangrove yang dijadikan bahan baku arang.

Kaderismanto mengapresiasi komitmen aparat kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, penegakan hukum terhadap pelaku perusakan mangrove merupakan langkah penting untuk melindungi ekosistem pesisir yang memiliki peran strategis bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyeludupan Ratusan Ton Arang Bakau Ilegal dari Perairan Meranti

"Langkah tegas Kapolda Riau patut kita dukung bersama, terutama dalam menindak para cukong dan pemodal besar yang selama ini diduga menjadi aktor utama di balik praktik perusakan mangrove," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Namun demikian, ia menekankan bahwa pendekatan penegakan hukum juga perlu diimbangi dengan solusi sosial bagi masyarakat kecil yang selama ini bekerja di sektor tersebut. Kaderismanto menilai, para pekerja arang bakau umumnya hanya menggantungkan hidup dari pekerjaan tersebut tanpa memiliki banyak pilihan mata pencaharian lain.

"Pemerintah daerah harus hadir mencarikan alternatif pendapatan bagi masyarakat. Jika memang penebangan mangrove dihentikan secara total, maka harus ada solusi nyata agar masyarakat tidak kehilangan sumber penghasilan," tegasnya.

Baca Juga: Kapolda Riau Murka, Perusakan Mangrove Dinilai Ancam Kedaulatan Negara, Pastikan Tindak Para Pelaku

Ia menyarankan agar pemerintah daerah dapat mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, seperti perikanan, budidaya, ekowisata mangrove, hingga pelatihan keterampilan bagi masyarakat pesisir. Dengan demikian, upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Kaderismanto, kelestarian hutan mangrove memiliki peran vital, tidak hanya sebagai penahan abrasi dan pelindung garis pantai, tetapi juga sebagai habitat berbagai biota laut yang mendukung ekonomi nelayan. "Kelestarian alam adalah investasi jangka panjang. Kita tidak boleh mengorbankan masa depan hanya untuk keuntungan sesaat," katanya.

Ia berharap sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat, sehingga upaya pelestarian lingkungan di wilayah pesisir Riau dapat berjalan efektif tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Editor : Rinaldi
#Pengrusakan hutan #Arang Bakau #ketua dprd riau