PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- BBM jenis Pertalite dan Solar sulit ditemukan di SPBU wilayah Pekanbaru dan sekitarnya sejak Kamis (30/4). SPBU menyebut stok BBM khususnya Pertakite kosong, sehingga banyak yang beralih ke BBM jenis Pertamax dengan harga yang lebih tinggi.
Terkait hal itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Riau dalam kondisi aman dan mencukupi, meskipun terjadi peningkatan kebutuhan di sejumlah titik SPBU.
Area Manager Communication, Relations and CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menyebut peningkatan konsumsi BBM ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang periode libur panjang pada 1–3 Mei 2026. Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan di beberapa SPBU, terutama pada jam-jam tertentu.
Baca Juga: Antrean BBM Mengular di Bangkinang, Warga Keluhkan Kelangkaan Pertalite
"Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah meningkatkan penyaluran BBM jenis Solar dan Pertalite hingga 20 persen dari rata-rata normal untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode tersebut," ungkapnya, Jumat (1/5/2026).
Selain itu, Pertamina juga terus melakukan pemantauan secara intensif serta koordinasi dengan seluruh lembaga penyalur guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan optimal di lapangan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, serta melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi energi dapat berjalan merata dan tepat sasaran.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan dan distribusi energi demi mendukung aktivitas masyarakat, khususnya pada periode peningkatan kebutuhan seperti long weekend.
Editor : Rinaldi