TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Dinas PUPR Kabupaten Kuansing bersama CV Quarto sebagai rekanan pelaksana pembangunan Astaqa Utama MTQ Riau, terus memacu pekerjaan di lapangan.
Hingga 30 hari pekerjaan fisik di lapangan, proyek pembangunan Astaqa Utama MTQ Riau di Eks Pasar Bawah Teluk Kuantan itu, sudah mencapai 13 persen.
Dinas PUPR Kuansing pun tetap optimis, pembangunan Astaqa Utama MTQ Riau akan selesai tepat waktu sebelum pelaksanaan MTQ Riau pada tanggal 26 Juni 2026.
Baca Juga: 819 Peserta Terdaftar Ikuti MTQ Riau
"Kalau dilihat progres pekerjaan di lapangan, kami tetap optimis bangunan Astaqa selesai tepat waktu," ungkap Kadis PUPR Kuansing Ade Fahrer Arip lewat PPTK Kegiatan Yusliadi Nopes, Sabtu (2/4/2026).
Menurut Nopes, saat ini pengecoran pondasi sudah tuntas. Pihak rekanan akan melanjutkan dengan pemasangan tiang balok, pemasangan bata. "Memang, cor pondasi memakan waktu yang lumayan lama. Dan kita tetap awasi di lapangan," sambung Nopes.
Rekanan juga akan memacu pekerjaan saat mulai pemasangan bata bangunan dengan menambah pekerja. Semua material yang dibutuhkan, besok, bata, atap, sudah disiapkan oleh rekanan dan ready dibutuhkan.
Baca Juga: Banmus Tetapkan Jadwal DPRD Kuansing Selama Mei, Ini Dia Agenda Utamanya
Bangunan Astaqa Utama MTQ Riau dengan nilai Rp4,1 miliar lebih itu terdiri dari dua lantai. Memiliki musala dan MCK dengan tampak depan menghadap ke Jalan Jendral Sudirman Teluk Kuantan. Sedangkan bagian belakang, mengarah ke Sungai Kuantan.
Bangunan Astaqa Utama ini, kata Nopes, memiliki dua fungsi. Sebagai pusat pelakaanaan MTQ Riau dan berfungsi sebagai tribun VIP iven pacu jalur.
Untuk pelaksanaan pacu jalur nanti, panitia atau vendor hanya tinggal membuat sambungan di bagian belakang Astaqa Utama. Sedangkan tampak depan tribun VIP langsung menghadap arena pacu jalur di Tepian Narosa Teluk Kuantan nantinya. Di mana fasilitas musala dan MCK yang ada bisa langsung dimanfaatkan para tamu yang datang menyaksikan iven pacu jalur nanti.
Editor : Rinaldi