Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hujan Deras, Simpatisan Abdul Wahid Tetap Padati Sidang di PN Pekanbaru

Hendrawan Kariman • Rabu, 6 Mei 2026 | 12:37 WIB
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid sesampainya di PN Pekanbaru untuk mengikuti persidangan dengan agenda keterangan saksi dari Jaksa KPk,Pekanbaru, Rabu (6/5/2026). (MHD AKHWAN/RIAUPOS)
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid sesampainya di PN Pekanbaru untuk mengikuti persidangan dengan agenda keterangan saksi dari Jaksa KPk,Pekanbaru, Rabu (6/5/2026). (MHD AKHWAN/RIAUPOS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak pagi tidak menyurutkan langkah simpatisan untuk datang Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (6/5/2026). Mereka tetap hadir memadai sidang lanjutan Gubernur nonaktif Riau Abdul Wahid.

Pantauan Riau Pos, sejumlah loyalis terlihat turun dari mobil pakai payung dan ada juga baru melepas jas hujan begitu masuk komplek pengadilan. Mereka menunggu kedatangan Abdul Wahid. Bahkan saat tiba, salah seorang pendukung dengan sigap memayungi Abdul Wahid dari area parkir ke ruang sidang.

Seperti biasa, kedatangan Wahid disambut sorak sorai dukungan dari sejumlah besar mereka yang hadir.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Kafe di Marpoyan Damai, 5 Unit Damkar Dikerahkan

''Bebaskan Wahid, Wahid tak salah,'' ujar orang-orang dengan nada tidak serentak, seperti spontan tanpa komando.

Suasana dalam ruang sidang, tetap penuh sesak seperti biasa. Pengunjung yang ingin menyaksikan jalannya persidangan telah memenuhi seluruh kursi yang tersedia. Bahkan sebelum majelis hakim memulai sidang, sudah banyak yang berdiri, termasuk sejumlah awak media.

Seorang simpatisan yang tak mau menyebut namanya mengatakan, kehadirannya bukanlah bayaran. Tapi ia selalu datang dengan keyakinan terhadap sosok Abdul Wahid.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Kafe di Marpoyan Damai, 5 Unit Damkar Dikerahkan

"Kami bukan massa bayaran. Kami hadir memberi dukungan, murni ingin keadilan dapat ditegakkan untuk Pak Abdul Wahid,'' ujar pria ini.

Seperti sidang sebelumnya, kaum hawa lebih banyak yang hadir. Hingga kaum adam, yang kebanyakan paruh baya harus duduk-duduk di lantai ruang sidang.(end)

 

Editor : Edwar Yaman
#Simpatisan Abdul Wahid #Abdul Wahid #pn pekanbaru