Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pertumbuhan Ekonomi Riau Tunjukkan Kinerja Positif 

Soleh Saputra • Kamis, 7 Mei 2026 | 18:27 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Asep Riyadi. (DOK RIAUPOS.CO)
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Asep Riyadi. (DOK RIAUPOS.CO)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Perekonomian Provinsi Riau pada triwulan I tahun 2026 menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 4,89 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y). Hal tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi di daerah masih berjalan dengan baik. 

"Perekonomian Riau pada triwulan I-2026 tumbuh sebesar 4,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi daerah masih terjaga dengan baik," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Asep Riyadi. 

Ia menjelaskan, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha jasa lainnya yang mencapai 13,87 persen. Selain itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 13,67 persen serta jasa pendidikan sebesar 10,37 persen.

Baca Juga: Pemprov Riau Siapkan Perda untuk IPR di Kuansing 

"Lapangan usaha jasa lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 13,87 persen, diikuti penyediaan akomodasi dan makan minum serta jasa pendidikan yang juga tumbuh dua digit," jelasnya.

Sementara itu, sektor industri pengolahan yang menjadi tulang punggung ekonomi Riau tetap menunjukkan kinerja solid dengan pertumbuhan 6,21 persen. Sektor perdagangan juga tumbuh 6,54 persen, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 4,23 persen.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen impor luar negeri yang mencapai 66,31 persen, diikuti konsumsi pemerintah sebesar 18,36 persen serta pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 9,95 persen.

Baca Juga: Disdik Riau Dorong Percepatan Persiapan Beasiswa SDM Sawit 2026

"Dari sisi pengeluaran, komponen impor luar negeri mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 66,31 persen, diikuti konsumsi pemerintah dan investasi yang juga tumbuh cukup tinggi," kata Asep.

Meski secara tahunan tumbuh positif, secara triwulanan (quarter-to-quarter/q-to-q), ekonomi Riau mengalami kontraksi sebesar 0,33 persen dibandingkan triwulan IV-2025.

Asep mengungkapkan, kontraksi terdalam terjadi pada sektor transportasi dan pergudangan sebesar 10,50 persen, disusul pengadaan listrik dan gas sebesar 8,21 persen serta real estate sebesar 6,15 persen.

Baca Juga: Tiga JCH Rohil Batal Berangkat Haji karena Faktor Kesehatan

"Secara q-to-q, ekonomi Riau mengalami kontraksi sebesar 0,33 persen. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan aktivitas pada beberapa lapangan usaha, terutama transportasi dan pergudangan," ungkapnya. 

 

Editor : Rinaldi
#kinerja positif #pertumbuhan ekonomi riau #bps riau