PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PT TASPEN (Persero) mengimbau seluruh peserta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mencatut nama instansi, pejabat, maupun karyawan TASPEN. Modus penipuan ini kian marak terjadi melalui berbagai saluran komunikasi seperti surat, email, telepon, hingga WhatsApp.
Branch Manager TASPEN Pekanbaru Firson Arya Iskandar mengungkapkan bahwa pelaku biasanya menyebarkan informasi palsu terkait pencairan kenaikan gaji pensiun, bonus, pembagian dividen, hingga tawaran dana bantuan.
‘’Kami mengharapkan peserta selalu berhati-hati. TASPEN tidak pernah meminta informasi pribadi atau pembayaran dalam bentuk apa pun melalui saluran komunikasi pribadi,’’ tegas Firson dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).
Baca Juga: SMKN Pertanian Pekanbaru-DUDI Gelar Penyelarasan Kurikulum
Para pelaku sering kali mengincar data sensitif peserta, di antaranya Nomor TASPEN (NOTAS), Nomor rekening bank, Alamat domisili, dan Tautan (link) mencurigakan yang mengarah pada pencurian data.
Firson mengingatkan agar peserta tidak mudah tergiur dengan iming-iming hadiah yang ujungnya justru merugikan finansial mereka. Jika menerima pesan mencurigakan, ia meminta masyarakat untuk segera mengabaikannya dan tidak melakukan transaksi apa pun.
Untuk memastikan keamanan, peserta yang menemukan dugaan penipuan dapat melaporkannya melalui email resmi tanya.taspen@taspen.co.id.
Baca Juga: Kondisi Bencana Hidrometeorologi Masih Aman, BPBD Kampar Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem
Bagi peserta di wilayah kerja Pekanbaru, informasi resmi dapat diakses melalui Telepon: (0761) 23531, WhatsApp: 0821-6464-2697, Instagram: @taspen.pekanbaru, Email: pekanbaru@taspen.co.id.
Peserta juga dapat mendatangi langsung Kantor Cabang PT TASPEN (Persero) Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman No. 317, Kota Pekanbaru, untuk mendapatkan informasi yang valid.(nto/c)
Editor : Edwar Yaman