Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

EMP Bentu Kenalkan Gas Alam sebagai Penyangga Ketahanan Energi di Riau

Yose Rizal • Jumat, 22 Mei 2026 | 13:34 WIB
Act Area Manager EMP Bentu Limited, Dadi Mulyadi tampil sebagai pembicara pada Jambore Ekologis Malay Youth Summit dan Festival Kebudayaan Melayu Riau 2026 di Pekanbaru, Kamis (21/5/2026).
Act Area Manager EMP Bentu Limited, Dadi Mulyadi tampil sebagai pembicara pada Jambore Ekologis Malay Youth Summit dan Festival Kebudayaan Melayu Riau 2026 di Pekanbaru, Kamis (21/5/2026).

 

RIAUPOS.CO - Kebutuhan energi nasional yang terus meningkat di tengah tekanan pengurangan emisi karbon membuat gas alam dinilai masih menjadi penopang penting sektor industri dan kelistrikan nasional. 

Isu itu mengemuka dalam Jambore Ekologis Malay Youth Summit dan Festival Kebudayaan Melayu Riau 2026 di Alam Mayang, Pekanbaru, Kamis (21/5/2026), saat EMP Bentu Limited memperkenalkan peran gas alam sebagai energi transisi kepada pelajar dan generasi muda.

Act Area Manager EMP Bentu Limited, Dadi Mulyadi, mengatakan ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan ekonomi, lingkungan, dan sosial.

Menurutnya, gas alam saat ini masih menjadi salah satu sumber energi penting karena mampu menjaga pasokan energi bagi industri dan pembangkit listrik dengan tingkat emisi lebih rendah dibandingkan energi fosil lainnya.

“Ketahanan energi perlu dibangun secara seimbang dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun mendatang,” kata Dadi dalam sesi bertema “Pilar Ketahanan Energi: Penyediaan Gas Alam untuk Masa Depan Berkelanjutan.”

Ia mengatakan kebutuhan energi nasional yang terus tumbuh membuat proses transisi menuju energi baru terbarukan tidak dapat dilakukan secara instan. Dalam kondisi itu, gas alam dinilai menjadi energi transisi yang dapat menjaga keandalan pasokan energi sekaligus mendukung upaya penurunan emisi karbon.

Dadi juga mengatakan industri hulu migas memiliki peran strategis tidak hanya dalam menjaga pasokan energi nasional, tetapi juga menopang aktivitas ekonomi dan operasional sektor produktif di berbagai daerah. 

Karena itu pengelolaan operasi migas perlu berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan dan program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

EMP Bentu, kata Dadi, menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan sebagai bagian dari operasional perusahaan.

Perusahaan juga mencatat lebih dari 29 juta jam kerja selamat dan meraih PROPER Hijau atas kinerja pengelolaan lingkungan.

Diskusi berlangsung interaktif ketika peserta menanyakan isu ketahanan energi, energi terbarukan, hingga tantangan menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi nasional dan keberlanjutan lingkungan. Forum itu sekaligus memperlihatkan meningkatnya perhatian generasi muda terhadap isu transisi energi dan masa depan industri energi nasional.(ose)

Editor : Rindra Yasin
#energi transisi #gas alam #JAMBORE #emp bentu limited