Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemprov Riau Bantu Pengobatan Lanjutan 9 Pasien ke Jakarta

Soleh Saputra • Kamis, 4 Juni 2026 | 17:51 WIB
Masyarakat Provinsi Riau saat akan diberangkatkan ke Jakarta dari VIP Bandara SSK II Pekanbaru, Kamis (4/6/2026). Ft Soleh Saputra
Masyarakat Provinsi Riau saat akan diberangkatkan ke Jakarta dari VIP Bandara SSK II Pekanbaru, Kamis (4/6/2026). Ft Soleh Saputra

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan, membantu biaya kebutuhan selama pengobatan lanjutan sembilan pasien ke Jakarta. Sembilan pasien tersebut akan menjalani pengobatan lanjutan untuk penyakit jantung dan hati di Rumah Sakit Harapan Kita serta RSCM.

Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli mengatakan, pasien yang mendapatkan bantuan tersebut merupakan masyarakat Riau yang kurang mampu, namun butuh biaya besar untuk berobat. Sembilan pasien tersebut terdiri dari tujuh anak-anak dan dua orang dewasa. 

"Ada sembilan pasien yang dirujuk ke Jakarta. Mereka terdiri dari anak-anak dan orang dewasa, yang akan menjalani pengobatan di RS Jantung Harapan Kita dan RSCM," katanya.

Baca Juga: SPMB 2026 SMA/SMK Negeri Riau Resmi Dimulai 8 Juni, Simak Tahapan Lengkapnya

Adapun program ini, demikian Zulkifli, merupakan kolaborasi dari Pemprov Riau dan Baznas Provinsi Riau. Secara umum, Baznas menetapkan kriteria pasien yang layak mendapatkan bantuan, dan diverifikasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

"Program ini juga berkat kerja sama antara Pemprov Riau dan Baznas. Bantuan ini tentunya sangat meringankan masyarakat kita yang membutuhkan," ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan, Adam mengatakan, bahwa anaknya menderita penyakit jantung bocor. Diketahuinya sang anak menderita penyakit tersebut saat berusia tujuh bulan. "Di usianya tujuh bulan setelah lahir, kami baru tahu kalau dia mengidap jantung bocor," ujar Adam.

Baca Juga: LAMR Sudah Berusia 56 Tahun, Berbagai Kegiatan Bernuansa Melayu Semarakkan Milad

Diceritakannya, sejak lahir anaknya menunjukkan tanda-tanda fisik lemah. Anaknya cepat lelah. Jika terlalu capek, kulit tangannya membiru. Karena itu ia berharap dengan pengobatan lanjutan ini anaknya bisa segera pulih seperti anak-anak lainnya. 

"Dia tak bisa bermain seperti anak-anak lain. Karena kondisinya terus melemah, aktivitasnya kami batasi. Kami juga berterimakasih kepada Pemprov Riau yang sudah memfasilitasi kami untuk dapat berobat lanjutan ke Jakarta," sebutnya. 

Editor : Rinaldi
#bantuan biaya perobatan #baznas #pemprov riau